Kapal Induk Tercanggih AS Tiba, Rakyat Venezuela Takut Sekaligus Senang

Kamis, 13 November 2025 - 14:41 WIB
loading...
Kapal Induk Tercanggih...
Kapal induk Angkatan Laut AS, USS Gerald R Ford, dan kelompok tempurnya telah tiba di Laut Karibia. Kehadirannya memicu perasaan campur aduk warga Venezuela. Foto/US Stratcom
A A A
CARACAS - Perasaan para warga Venezuela campur aduk beragam emosi pada Rabu, sehari setelah kelompok tempur kapal induk tercanggih Amerika Serikat (AS) tiba di Laut Karibia. Kehadirannya semakin memperparah ketegangan antara kedua negara.

Angkatan Laut AS mengatakan Kelompok Tempur Kapal Induk USS Gerald R Ford akan mendukung kapal perang lain yang telah melakukan serangan mematikan terhadap kapal-kapal yang diduga sebagai penyelundup narkoba di Laut Karibia selama dua bulan terakhir.

Meskipun Washington bersikeras bahwa pengerahan aset-aset tempur tersebut bertujuan untuk menghentikan aliran narkotika ke Amerika Serikat, Caracas yakin AS sebenarnya berusaha memaksakan perubahan rezim di Venezuela.

Baca Juga: Memanas, Kapal Induk USS Gerald Ford Tiba di Laut Karibia untuk Perangi Narkoba

Beberapa pejabat AS juga secara pribadi telah mengakui bahwa strategi Washington bertujuan untuk menggulingkan Presiden Venezuela Nicolás Maduro.

Sentimen tersebut juga diamini oleh beberapa warga Venezuela di distrik perkantoran El Rosal, Caracas, yang mengatakan bahwa AS seharusnya tidak ikut campur dalam urusan negara lain.

“Amerika Serikat tidak seharusnya ikut campur dengan cara seperti itu. Saya pikir itu sebuah penyalahgunaan,” kata Noemí Lozada, seorang ibu rumah tangga di Venezuela, seperti dikutip CNN, Kamis (13/11/2025).

José Román, seorang salesman, mengatakan bahwa meskipun dia merasa ada ancaman yang akan segera terjadi, orang-orang bertindak seolah-olah tidak ada yang terjadi.

“Kami bukanlah negara yang suka berperang. Saya rasa kami tidak pernah menjadi negara yang suka berperang, dan saya rasa tidak ada seorang pun di sini yang siap untuk ini, dan mereka juga tidak akan pernah siap," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Berita Terkini
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved