4 Motif AS Bangun Pangkalan Militer di dekat Gaza, Salah Satunya Persiapan untuk Pasukan Stabilisasi

Kamis, 13 November 2025 - 05:05 WIB
loading...
4 Motif AS Bangun Pangkalan...
MIliter AS akan membangun pangkalan militer di dekat Gaza. Foto/X/USNAVY
A A A
GAZA - Militer Amerika Serikat (AS) sedang menjajaki kemungkinan membangun pangkalan sementara yang mampu menampung 10.000 orang di dekat Jalur Gaza. Itu sebagai bagian dari upayanya untuk mendapatkan pasukan stabilisasi dari negara lain guna memantau gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Angkatan Laut sedang mencari perkiraan biaya dari daftar perusahaan yang telah memenuhi syarat untuk "pangkalan operasi militer sementara dan mandiri yang mampu mendukung 10.000 personel dan menyediakan ruang kantor seluas 9.000 kaki persegi selama 12 bulan." Itu berdasarkan Permintaan Informasi yang dikirimkan kepada kontraktor yang memenuhi syarat dan telah dilihat oleh Bloomberg News.

Permintaan Informasi mengidentifikasi lokasi potensial sebagai "dekat Gaza, Israel." Permintaan tersebut dikirim pada 31 Oktober, menurut dua orang yang mengetahui masalah ini yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena sedang mendiskusikan pertimbangan pribadi. Tanggapan diharapkan pada 3 November.

4 Motif AS Bangun Pangkalan Militer di dekat Gaza, Salah Satunya Persiapan untuk Pasukan Stabilisasi

1. Pangkalan Digunakan Pasukan Stabilisasi Gaza dari Negara Lain

AS telah mencari dukungan internasional untuk proposal pengiriman pasukan asing ke Gaza guna membantu mengamankan gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Hamas yang ditandatangani bulan lalu.

Pasukan tersebut, yang dijuluki Pasukan Stabilisasi Internasional, atau ISF, akan bekerja sama dengan Israel dan Mesir untuk mengamankan wilayah tersebut dan memungkinkan upaya pembangunan kembali setelah lebih dari dua tahun perang antara Israel dan Hamas.

“Sebagai organisasi perencanaan, militer AS saat ini sedang bekerja sama dengan mitra militer internasional untuk mengembangkan opsi potensial untuk pangkalan pasukan internasional” yang akan menjadi bagian dari pasukan tersebut, menurut juru bicara Komando Pusat AS, Tim Hawkins. “Yang jelas, tidak ada pasukan AS yang akan dikerahkan ke Gaza.”

Seorang pejabat AS, yang juga meminta untuk tidak disebutkan namanya saat membahas masalah ini, mengatakan permintaan tersebut merupakan langkah awal perencanaan untuk pangkalan potensial di Israel selatan bagi pasukan stabilisasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved