Bom Bunuh Diri Guncang Islamabad, Menhan Pakistan Tetapkan Status Perang

Selasa, 11 November 2025 - 17:46 WIB
loading...
Bom Bunuh Diri Guncang...
Pihak berwenang memasang kawat berduri dan pembatas jalan untuk menutup akses ke lokasi pelaku bom bunuh diri di Islamabad, Pakistan. Foto/Abid Hussain/Al Jazeera
A A A
ISLAMBABAD - Ledakan bom bunuh diri mengguncang Pakistan. Presiden Asif Ali Zardari mengutuk apa yang ia sebut sebagai "ledakan bunuh diri" di dekat Kompleks Pengadilan Distrik Islamabad pada Selasa (11/11/2025).

Unggahan di akun resmi Presiden Pakistan, X, mengatakan, "Presiden Asif Ali Zardari mengutuk keras ledakan bunuh diri di dekat Kompleks Pengadilan Distrik Islamabad, menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan, berdoa agar korban luka segera pulih, dan memberikan penghormatan kepada aparat penegak hukum."

Menteri Dalam Negeri Pakistan mengatakan seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan bomnya di dekat kendaraan polisi di luar gerbang pengadilan distrik di Islamabad yang menewaskan 12 orang.

“Penyerang mencoba memasuki gedung pengadilan tetapi gagal, malah menargetkan kendaraan polisi," ujar Mohsin Naqvi, Menteri Dalam Negeri, kepada para wartawan.

Ia tidak menyalahkan kelompok bersenjata mana pun, tetapi menambahkan pihak berwenang sedang "menyelidiki semua aspek" dari serangan tersebut.

Naqvi mengatakan penyidik kepolisian telah mengonfirmasi ledakan itu disebabkan oleh seorang pelaku bom bunuh diri.

Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, mengatakan negaranya "dalam keadaan perang", dan menambahkan serangan hari ini harus dianggap sebagai "seruan untuk bangun".

"Dalam situasi seperti ini, sia-sia saja berharap lebih besar akan keberhasilan negosiasi dengan para penguasa Kabul," ujarnya di X.

"Para penguasa Kabul dapat menghentikan terorisme di Pakistan, tetapi membawa perang ini hingga ke Islamabad adalah pesan dari Kabul, yang—puji Tuhan—Pakistan memiliki kekuatan penuh untuk meresponsnya," tegas dia.

Baca juga: Turki Bantu Bebaskan 200 Warga Sipil yang Terjebak di Terowongan Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Perang Membara, Pakistan...
Perang Membara, Pakistan Tembak Jatuh 5 Jet Tempur India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved