Rusia Tuduh Ukraina dan Inggris Coba Curi Jet Tempur MiG-31 Bersenjata Rudal Hipersonik Kinzhal

Selasa, 11 November 2025 - 16:09 WIB
loading...
Rusia Tuduh Ukraina...
Dinas Keamanan Federal Rusia tuduh Ukraina dan Inggris berupaya mencuri jet tempur MiG-31 yang dipersenjatai rudal hipersonik Kinzhal. Foto/TWZ
A A A
MOSKOW - Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) menuduh Ukraina dan Inggris berupaya mencuri jet tempur MiG-31 yang dipersenjatai rudal hipersonik Kinzhal. Menurut FSB, rencana yang rumit itu berhasil digagalkan.

FSB mengatakan agen-agen Ukraina gagal membujuk para pilot MiG-31 Rusia untuk membelot. Menurut FSB, tujuan sebenarnya adalah agar jet tempur tersebut ditembak jatuh di wilayah udara Rumania, yang pada akhirnya dapat memicu insiden internasional Rusia dengan NATO.

FSB menyatakan bahwa operasi tersebut diorganisir oleh dinas intelijen militer Ukraina (HUR) yang berkoordinasi dengan MI6 Inggris.

Baca Juga: NATO Bisa Lumpuhkan Jet-jet Tempur Rusia Tanpa Senjata Canggih, Ini Caranya

"Langkah-langkah yang diambil telah menggagalkan rencana dinas intelijen Ukraina dan Inggris untuk melakukan provokasi skala besar," tulis kantor berita RIA, mengutip FSB, Selasa (11/11/2025).

Seorang pilot MiG-31 mengatakan dia dihubungi tahun lalu oleh seorang pria yang memperkenalkan dirinya sebagai Sergey Lugovsky, seorang peneliti di kelompok investigasi sumber terbuka Bellingcat, yang telah menerima dana dari beberapa pemerintah Barat. Pilot tersebut mengatakan Lugovsky awalnya meminta konsultasi, kemudian menawarkan uang untuk pembelotan.

Setelah pilot tersebut menolak, seorang agen Ukraina bernama Aleksandr mendekati navigator pesawat, menawarkan USD3 juta dan paspor asing sebagai imbalan untuk mengarahkan pesawat terbang di atas pangkalan udara dekat Constanta, Rumania.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Berita Terkini
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved