Ledakan Dahsyat Luluh Lantakkan Red Fort Delhi dan Tewaskan 9 Orang, India Selidiki Dugaan Serangan Teroris

Selasa, 11 November 2025 - 09:19 WIB
loading...
Ledakan Dahsyat Luluh...
Ledakan dahsyat meluluhlantakkan kawasan Red Fort di Delhi, India. Pihak berwenang selidiki dugaan serangan teroris. Foto/India Today
A A A
NEW DELHI - Sembilan orang tewas dan 20 orang luka-luka setelah ledakan dahsyat sebuah mobil meluluhlantakkan kawasan Red Fort yang bersejarah di Delhi, India, semalam. Pihak berwenang India kini menyelidiki dugaan serangan teroris dalam insiden mematikan tersebut.

Ledakan yang berasal dari mobil Hyundai i20 putih terjadi pukul 18.52 di dekat Stasiun Metro Red Fort. Ledakan itu meninggalkan jasad-jasad yang hancur dan mobil-mobil yang rusak berserakan di area yang ramai. Seketetika pemandangan kawasan Red Fort berubah mirip zona perang.

Kepolisian Delhi telah mengaktifkan UAPA (Undang-Undang Pencegahan Kegiatan Melanggar Hukum) setelah bukti forensik dan masukan intelijen menunjukkan kemungkinan adanya hubungan ledakan itu dengan serangan teroris.

Baca Juga: Mobil Meledak Dahsyat di Red Fort Delhi, 9 Orang Tewas, Bak Zona Perang

"Kami sedang menyelidiki semua sudut," kata Menteri Dalam Negeri Amit Shah dalam sebuah pengarahan, tepat sebelum mengunjungi lokasi ledakan.

"Ledakan itu terjadi di dalam kendaraan yang bergerak lambat yang berhenti di lampu lalu lintas Red Fort. Ada penumpang di dalam mobil. Ledakan itu merusak mobil-mobil di dekatnya," kata Komisaris Polisi Delhi Satish Golcha kepada wartawan, seperti dikutip NDTV, Selasa (11/11/2025).

Mobil Hyundai i20 yang meledak itu memiliki nomor registrasi Haryana.

Badan investigasi teror utama India, Badan Investigasi Nasional (NIA), dan Garda Keamanan Nasional telah bergabung dalam investigasi.

Mumbai, Kolkata, Bengaluru, Jaipur, Haryana, Punjab, Hyderabad, Uttar Pradesh, dan Uttarakhand berada dalam siaga tinggi, begitu pula Bihar, yang akan melakukan pemungutan suara putaran kedua dan terakhir pemilihan umum pada Selasa.

Pihak berwenang di Kerala juga telah menginstruksikan polisi untuk memperkuat keamanan di seluruh negara bagian. Semua stasiun kereta api utama di seluruh negeri berada dalam siaga tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Ini Tersangka Serangan...
Ini Tersangka Serangan Mobil yang Tewaskan 15 Orang di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved