Ledakan Dahsyat Luluh Lantakkan Red Fort Delhi dan Tewaskan 9 Orang, India Selidiki Dugaan Serangan Teroris

Selasa, 11 November 2025 - 09:19 WIB
loading...
A A A
Perdana Menteri Narendra Modi telah diberi pengarahan oleh Menteri Dalam Negeri Amit Shah mengenai ledakan tersebut. Komisaris Kepolisian Delhi dan para kepala NIA serta Biro Intelijen (IB) secara berkala memberikan informasi terbaru kepada Menteri Dalam Negeri mengenai situasi tersebut, menurut sumber-sumber di pemerintahan.

Amit Shah mengatakan bahwa ledakan tersebut akan diselidiki secara menyeluruh.

"Dalam 10 menit setelah menerima informasi ledakan, tim dari Cabang Kriminal Delhi dan Cabang Khusus Delhi tiba di lokasi kejadian. Tim NSG dan NIA, bersama dengan FSL, kini telah memulai penyelidikan menyeluruh. Perintah telah dikeluarkan untuk memeriksa semua kamera CCTV di sekitar lokasi," kata Shah.

"Kami sedang menjajaki semua kemungkinan dan akan melakukan penyelidikan menyeluruh, dengan mempertimbangkan semua kemungkinan. Semua opsi akan segera diselidiki dan kami akan menyampaikan hasilnya kepada publik. Saya akan segera menuju ke lokasi kejadian dan juga akan segera mengunjungi rumah sakit," imbuh dia.

Dia telah pergi ke lokasi ledakan dan juga mengunjungi Rumah sakit LNJP untuk menjemput korban luka.

Zeeshan, seorang pengemudi mobil yang terluka akibat ledakan, mengatakan: "Mobil di depan saya berjarak sekitar 60 cm. Saya tidak tahu apakah ada bom di dalamnya atau sesuatu yang lain, tetapi mobil itu meledak."

"Saya melihat bola api besar dari teras rumah saya. Terdengar suara yang sangat keras. Ledakan itu mengguncang jendela-jendela gedung," kata seorang saksi mata.

"Saya sedang berada di gurdwara ketika saya mendengar suara yang kuat. Kami tidak tahu apa itu; suaranya sangat keras," kata saksi mata yang lain.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Konflik AS-Iran Memanas,...
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Nyaris 12 Persen dalam Sepekan
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Ditahan, Kuasa Hukum: Sudah Mengundurkan Diri, Artinya Kooperatif
Hukum Menikah di Bulan...
Hukum Menikah di Bulan Safar, Benarkah Membawa Sial? Ini Dalil dan Penjelasan Ulama
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Berita Terkini
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
Infografis
Ini Tersangka Serangan...
Ini Tersangka Serangan Mobil yang Tewaskan 15 Orang di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved