Profil Gabriele Nunziati, Jurnalis Italia yang Dipecat karena Tanya Tanggung Jawab Israel di Gaza
Senin, 10 November 2025 - 14:59 WIB
loading...
A
A
A
Komisi Eropa berdalih bahwa mereka tidak memiliki keterlibatan dalam pemecatan Nunziati dan menegaskan komitmennya terhadap kebebasan pers.
Sedangkan Nova, pihak majikan, mengeklaim bahwa pertanyaan tersebut menyebabkan rasa malu pada media tersebut karena tersebar di saluran-saluran yang dihubungkan dengan media nasionalis Rusia maupun Islamis anti-Eropa—yang menambah dimensi politis dalam pemecatan Nunziati.
Buntut pemecatan Nunziati, para jurnalis di kantor berita Nova mendapat penghinaan dan ancaman pembunuhan dari pihak-pihak yang membela Nunziati.
Dalam sebuah pernyataan kepada Arab News, beberapa mantan rekan kerja Nunziati mengungkapkan bahwa mereka telah menjadi sasaran intimidasi sejak insiden pemecatan tersebut viral.
"Kami, para jurnalis Agenzia Nova, turutsedih atas situasi yang menimpa rekan kami, Gabriele Nunziati. Namun, kami ingin menyampaikan pandangan kami. Untuk membela diri dari serangan yang tidak beralasan dan tidak berdasar dalam beberapa hari terakhir, dari ancaman, dan hinaan. Kami tidak bisa menerimanya," ujar para jurnalis tersebut dalam sebuah pernyataan.
Mereka mengeklaim bahwa tidak ada satu pun anggota staf yang pernah menerima tekanan politik atau merasa disensor.
"Kami selalu bebas mengajukan pertanyaan yang kami anggap tepat, sebagai alat untuk memahami dan membantu memahami perkembangan terkini serta kompleksitas skenario nasional dan internasional," kata mereka.
Para jurnalis mengakui bahwa banyak ketidakakuratan telah menyelimuti kasus Nunziati, tetapi bersikeras bahwa hanya fakta yang berhak muncul dalam laporan sebuah kantor berita.
Nunziati tetap pada pertanyaannya, berargumen di Instagram bahwa pertanyaan yang dia ajukan berdasarkan fakta.
Sedangkan Nova, pihak majikan, mengeklaim bahwa pertanyaan tersebut menyebabkan rasa malu pada media tersebut karena tersebar di saluran-saluran yang dihubungkan dengan media nasionalis Rusia maupun Islamis anti-Eropa—yang menambah dimensi politis dalam pemecatan Nunziati.
Buntut pemecatan Nunziati, para jurnalis di kantor berita Nova mendapat penghinaan dan ancaman pembunuhan dari pihak-pihak yang membela Nunziati.
Dalam sebuah pernyataan kepada Arab News, beberapa mantan rekan kerja Nunziati mengungkapkan bahwa mereka telah menjadi sasaran intimidasi sejak insiden pemecatan tersebut viral.
"Kami, para jurnalis Agenzia Nova, turutsedih atas situasi yang menimpa rekan kami, Gabriele Nunziati. Namun, kami ingin menyampaikan pandangan kami. Untuk membela diri dari serangan yang tidak beralasan dan tidak berdasar dalam beberapa hari terakhir, dari ancaman, dan hinaan. Kami tidak bisa menerimanya," ujar para jurnalis tersebut dalam sebuah pernyataan.
Mereka mengeklaim bahwa tidak ada satu pun anggota staf yang pernah menerima tekanan politik atau merasa disensor.
"Kami selalu bebas mengajukan pertanyaan yang kami anggap tepat, sebagai alat untuk memahami dan membantu memahami perkembangan terkini serta kompleksitas skenario nasional dan internasional," kata mereka.
Para jurnalis mengakui bahwa banyak ketidakakuratan telah menyelimuti kasus Nunziati, tetapi bersikeras bahwa hanya fakta yang berhak muncul dalam laporan sebuah kantor berita.
Nunziati tetap pada pertanyaannya, berargumen di Instagram bahwa pertanyaan yang dia ajukan berdasarkan fakta.
Lihat Juga :