Media Asing Soroti Keputusan Indonesia Nobatkan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional

Senin, 10 November 2025 - 13:44 WIB
loading...
Media Asing Soroti Keputusan...
Pemerintah Indonesia menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada almarhum presiden kedua Indonesia, Soeharto, meski menuai protes. Foto/SINDOnews.com
A A A
JAKARTA - Reuters, media asal Inggris, menyoroti keputusan pemerintah Indonesia yang menganugerahkan gelar pahlawan nasional hari ini (10/11/2025) kepada almarhum Presiden Soeharto.

"Indonesia names Suharto a national hero despite protests over his legacy," bunyi judul laporan Reuters.

Media asing itu mengulas sosok Soeharto sebagai presiden kedua Indonesia yang dipaksa turun dari jabatannya pada tahun 1998 oleh demonstran gerakan reformasi. Gerakan itulah yang mengakhiri kekuasaan tiga dekade Soeharto yang dinodai oleh tuduhan pelanggaran hak asasi manusia massal, korupsi, dan nepotisme.

Baca Juga: Istana Ungkap Alasan Prabowo Beri Gelar Pahlawan Nasional ke Soeharto

Gelar pahlawan nasional tersebut dianugerahkan dalam sebuah upacara yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto, mantan menantu Soeharto, meskipun mendapat protes dari para aktivis pro-demokrasi dan keluarga korban pemerintahan Orde Baru yang dianggap "bertangan besi" dan otoriter.

“Seorang tokoh terkemuka dari Provinsi Jawa Tengah, seorang pahlawan perjuangan kemerdekaan, Jenderal Soeharto telah menonjol sejak era kemerdekaan,” kata seorang penyiar saat Prabowo menyerahkan penghargaan tersebut kepada putri dan putra Suharto.

Indonesia memperoleh kemerdekaan pada tahun 1945 dari penjajah Belanda dan Jepang.

Setiap tahun, gelar pahlawan nasional diberikan kepada warga negara Indonesia yang telah berkontribusi signifikan terhadap pembangunan negara kepulauan di Asia Tenggara ini. Soeharto, yang meninggal pada tahun 2008, adalah salah satu dari 10 orang yang menerima gelar tersebut hari ini.

Soeharto, seorang jenderal militer, secara resmi menjadi presiden pada tahun 1967 setelah dia dianggap merebut kendali Indonesia dari presiden pertama dan pemimpin kemerdekaan negara ini, Soekarno.

Soeharto memimpin Indonesia melewati tiga dekade pertumbuhan ekonomi dan stabilitas yang pesat, namun kemudian melihat banyak karyanya terbengkalai ketika negara ini terjerumus ke dalam kekacauan selama krisis keuangan Asia pada tahun 1997-1998.

Pagi ini, menjelang upacara, seorang jurnalis Reuters melaporkan potret Soeharto berada di antara pajangan foto berbingkai 10 orang yang akan dianugerahi gelar pahlawan nasional di Istana Negara, Jakarta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved