Berambisi Rebut Kiev, Warga Ukraina di Wilayah Dikuasai Rusia Akan Dipaksa untuk Ikut Berperang

Minggu, 09 November 2025 - 18:20 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 1 Juta Warga Filipina Diminta Mengungsi ketika Topan Super Fung-wong Mendekat

2. Moskow Meresmikan Wajib Militer Sepanjang Tahun

Pada hari Selasa, Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani undang-undang tentang wajib militer sepanjang tahun ke dalam tentara — sebuah perubahan signifikan dari siklus wajib militer tradisional Moskow yang berlangsung selama dua tahun.

Sebelum perubahan undang-undang tersebut, para pemuda direkrut dua kali setahun untuk menjalani satu tahun wajib militer.

Para wajib militer secara resmi dilarang ditempatkan di luar negeri, tetapi banyak dari mereka ditawari dan ditekan untuk menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Rusia dan kemudian dikirim ke Ukraina. Bahkan tanpa kesepakatan, para wajib militer sudah dikirim ke Krimea yang dianeksasi secara ilegal.

Para penyusun RUU mengatakan bahwa langkah tersebut dimaksudkan untuk mengurangi tekanan pada kantor-kantor wajib militer dan merampingkan operasi mereka, termasuk melakukan pemeriksaan fisik dan menugaskan wajib militer ke berbagai cabang militer.

Mereka menegaskan bahwa, meskipun RUU tersebut menetapkan wajib militer sepanjang tahun, RUU tersebut menetapkan bahwa wajib militer hanya akan memasuki dinas militer selama beberapa bulan musim semi dan musim panas, seperti sebelumnya.

Militer Rusia telah memanggil antara 130.000 dan 160.000 wajib militer selama setiap putaran wajib militer.

3. Rusia Terus Tingkatkan Jumlah Tentaranya

Sejak awal invasi besar-besaran Moskow ke Ukraina, Rusia telah memiliki pasukan sebanyak 1 juta tentara dan secara bertahap meningkatkan jumlahnya seiring berlanjutnya pertempuran.

Tahun lalu, Putin memerintahkan jumlah pasukan aktif ditingkatkan sebesar 180.000 menjadi 1,5 juta. Bulan lalu, Putin mengatakan bahwa militer memiliki lebih dari 700.000 tentara yang bertempur di Ukraina.

Sebagai bagian dari upaya mereka untuk memerangi penghindaran wajib militer, pihak berwenang awal tahun ini meluncurkan sistem pendaftaran elektronik wajib militer untuk memenuhi panggilan daring di beberapa wilayah Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
3 Alasan Rusia Kini...
3 Alasan Rusia Kini Didukung AS untuk Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved