Dampak Penutupan Pemerintah AS Jauh Lebih Parah dari Perkirakan

Sabtu, 08 November 2025 - 10:32 WIB
loading...
Dampak Penutupan Pemerintah...
Penasihat Ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett. Foto/the independent
A A A
WASHINGTON - Penutupan pemerintah Amerika Serikat (AS) menimbulkan dampak ekonomi yang "jauh lebih parah" daripada yang diperkirakan dan dapat memangkas pertumbuhan PDB kuartal keempat hingga setengahnya. Penilaian itu diungkap Penasihat Ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett.

“Penutupan pemerintah selama 38 hari, yang terpanjang dalam sejarah AS, sangat memukul sektor perjalanan, hotel, dan konstruksi,” ujarnya kepada Fox Business dalam wawancara pada hari Jumat.

"Dampaknya terhadap perekonomian jauh lebih buruk dari yang kami perkirakan karena sudah berlangsung begitu lama," papar dia.

Dampak penutupan pemerintah dapat memangkas 1% hingga 1,5% dari pertumbuhan PDB AS pada periode Oktober-Desember, menurut Hassett, mengutip perkiraan terbaru dari Goldman Sachs.

"Kami seharusnya mengalami pertumbuhan setidaknya 3% pada kuartal keempat... sekarang kami mengharapkan sekitar setengahnya," ungkap dia.

"Perjalanan dan liburan adalah sektor yang benar-benar terpukul keras saat ini," ujar Hassett, memperingatkan jika penutupan terus memengaruhi upah karyawan perjalanan udara selama "satu atau dua pekan lagi," sektor ini dapat menghadapi "penurunan jangka pendek."

Maskapai penerbangan AS telah membatalkan sekitar 700 penerbangan di 40 bandara utama di seluruh negeri pada hari Jumat (7/11/2025), menyusul pemangkasan yang baru-baru ini diumumkan Badan Penerbangan Federal (FAA), demikian dilaporkan beberapa media.

Di tengah kekurangan staf pengendali lalu lintas udara akibat penutupan, FAA memerintahkan pemangkasan penerbangan sebesar 4% pada hari Jumat.

Pemangkasan tersebut akan meningkat secara bertahap menjadi 10% pada waktu yang sama pekan depan jika penutupan berlanjut, menurut perintah darurat FAA.

Baca juga: Genosida, Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan untuk Netanyahu dan 36 Pejabat Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat...
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat Dasar Laut Filipina 2 Meter, Ikan-Ikan Mati
Rekomendasi
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Berita Terkini
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved