AS Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Minuteman III yang Mampu Bawa Nuklir

Kamis, 06 November 2025 - 08:05 WIB
loading...
A A A
AS berencana untuk menghentikan Minuteman III secara bertahap mulai tahun 2029, digantikan oleh sistem rudal balistik LGM-35A Sentinel baru senilai USD141 miliar.

Ketika dipersenjatai, setiap unit ICBM Minuteman III membawa satu hulu ledak nuklir, dengan perkiraan hasil ledakan atom setara dengan lebih dari 300 kiloton TNT, lebih dari 20 kali perkiraan hasil bom 15 kiloton yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang, selama Perang Dunia II.

"Saat kita memodernisasi sistem senjata Sentinel, kita harus terus menjaga kesiapan armada Minuteman III yang ada," kata Jenderal SL Davis, komandan Komando Serangan Global Angkatan Udara.

AS saat ini berencana untuk menghabiskan USD1,4 triliun untuk memodernisasi ketiga kaki triad nuklir—darat, laut dan udara— dengan sistem senjata baru.

Selain ICBM Sentinel, Angkatan Laut AS sedang menunggu pengiriman USS District of Columbia, kapal selam rudal balistik kelas baru. Kapal selam pertama dari kelas Columbia yang terdiri dari 12 kapal selam senilai USD358 miliar diperkirakan akan tiba pada tahun 2029, lebih dari setahun terlambat dari jadwal, menurut perkiraan Kongres.

Angkatan Udara telah menerima dua pesawat pengebom strategis B-21 Raider pertama, yang sedang menjalani uji terbang di Pangkalan Angkatan Udara Edwards di California. Program ini membutuhkan 100 pesawat pengebom siluman, dengan total biaya yang diproyeksikan mencapai USD203 miliar, menurut perkiraan Kongres.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
Prancis Samakan AS dengan...
Prancis Samakan AS dengan Korut, Amerika Walkout dari Pertemuan DK PBB
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
Data Direvisi, Jumlah...
Data Direvisi, Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran Tembus 600 Orang
Survei: Opini Warga...
Survei: Opini Warga AS terhadap Israel dan Netanyahu Makin Buruk
Rekomendasi
BBT Perkuat Ekosistem...
BBT Perkuat Ekosistem Industri Batam lewat Ekspansi Fiber dan 5G
Indonesia Didorong Kuasai...
Indonesia Didorong Kuasai Teknologi dan Inovasi Perkuat Industrialisasi Hijau
Pramono Yakin Obligasi...
Pramono Yakin Obligasi Daerah Tak Akan Bebani Gubernur Selanjutnya
Berita Terkini
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved