AS Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Minuteman III yang Mampu Bawa Nuklir

Kamis, 06 November 2025 - 08:05 WIB
loading...
AS Tembakkan Rudal Balistik...
Amerika Serikat menguji tembak rudal balistik antarbenua Minuteman III yang mampu membawa hulu ledak nuklir pada Rabu (5/11/2025). Foto/Draeke Layman/US Space Force
A A A
WASHINGTON - Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) telah menguji tembak sebuah rudal balistik antarbenua (ICBM) Minuteman III yang mampu membawa hulu ledak nuklir dari Pangkalan Luar Angkasa Vandenberg pada Rabu (5/11/2025). Namun, ICBM yang diuji tembak kali ini tidak dilengkapi hulu ledak nuklir.

Uji tembak ICBM Minuteman III ini dilakukan beberapa hari setelah Presiden Donald Trump memerintahkan Pentagon untuk memulai kembali uji coba senjata nuklir. Trump berdalih, Rusia dan China juga melakukan hal yang sama.

Komando Serangan Global Angkatan Udara AS mengatakan rudal yang diuji tembak tersebut terbang 4.200 mil ke arah barat daya melintasi Pasifik menuju lokasi tes di Atol Kwajalein di Samudra Pasifik timur.

Baca Juga: AS Uji ICBM Minuteman III, Rusia Kerahkan Rudal Nuklir RS-24 Yars

Menurut Angkatan Udara AS, uji tembak ICBM Minuteman III berhasil. Itu bagian dari tes rutin rudal berbasis darat yang dirancang untuk membawa hulu ledak nuklir.

Peluncuran dari Western Test Range di pangkalan dekat Lompoc di pantai California tengah tersebut merupakan kelanjutan dari tes rutin ICBM AS yang dipilih secara acak dari persediaan senjata yang ada.

"Ini adalah penilaian komprehensif untuk memverifikasi dan memvalidasi kemampuan sistem ICBM untuk melakukan misi pentingnya," kata Letnan Kolonel Karrie Wray, komandan Skuadron Uji Terbang ke-576 Angkatan Udara AS, seperti dikutip dari Stars and Strips, Kamis (6/11/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
Prancis Samakan AS dengan...
Prancis Samakan AS dengan Korut, Amerika Walkout dari Pertemuan DK PBB
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
Viral Beruang Nyangkut...
Viral Beruang Nyangkut di Atas Tiang Listrik Picu Upaya Penyelamatan Dramatis
Bikin Gemes! 5 Anak...
Bikin Gemes! 5 Anak Kucing 'Pemarah' Hibur Pengunjung Kebun Binatang
Rekomendasi
Kementerian Hukum Serahkan...
Kementerian Hukum Serahkan SK Penegasan WNI kepada 7 Warga Keturunan Filipina di Bitung
Indonesia Didorong Kuasai...
Indonesia Didorong Kuasai Teknologi dan Inovasi Perkuat Industrialisasi Hijau
Eks Kasi Intelijen Cukai...
Eks Kasi Intelijen Cukai Didakwa Terima Gratifikasi Rp7,6 Miliar dari John Field hingga Pengusaha Rokok
Berita Terkini
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved