Maha Vajiralongkorn Jadi Raja Terkaya di Dunia, Ini Gurita Kekayaanya yang Fantastis
Selasa, 04 November 2025 - 15:32 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun kerajaan menyangkal detailnya, investigasi media-media tersebut menunjukkan adanya diversifikasi portofolio internasional, termasuk di sektor perhotelan dan logistik.
Langkah itu memperkuat kontrol personal Raja Vajiralongkorn atas keamanan nasional sekaligus mempertebal pengaruh politik dan ekonomi kerajaan.
Dengan memegang kendali atas harta, saham, tanah, dan tentara, Raja Thailand praktis menjadi figur paling kuat di negeri Gajah Putih—baik secara simbolik maupun finansial.
Namun gurita kekayaan yang luar biasa itu juga menimbulkan kontroversi. Gerakan pro-demokrasi Thailand, seperti Free Youth Movement, pernah menuntut agar harta kerajaan dipisahkan dari harta negara. Mereka menilai CPB seharusnya berada di bawah pengawasan publik, bukan menjadi alat kekuasaan pribadi.
Sayangnya, Thailand memiliki lese majeste law—undang-undang yang dapat menghukum siapa saja yang dianggap menghina atau mengkritik raja hingga 15 tahun penjara. Akibatnya, perdebatan soal kekayaan monarki jarang muncul di media lokal, dan lebih sering dibahas oleh media asing.
4. Kekayaan yang Menyatu dengan Kekuasaan
Kekuasaan Raja Vajiralongkorn tidak berhenti pada uang. Pada 2019, dia mengambil langkah langka: memerintahkan agar dua divisi elite militer di Bangkok dipindahkan langsung ke komando istana, bukan lagi ke Kementerian Pertahanan.Langkah itu memperkuat kontrol personal Raja Vajiralongkorn atas keamanan nasional sekaligus mempertebal pengaruh politik dan ekonomi kerajaan.
Dengan memegang kendali atas harta, saham, tanah, dan tentara, Raja Thailand praktis menjadi figur paling kuat di negeri Gajah Putih—baik secara simbolik maupun finansial.
Namun gurita kekayaan yang luar biasa itu juga menimbulkan kontroversi. Gerakan pro-demokrasi Thailand, seperti Free Youth Movement, pernah menuntut agar harta kerajaan dipisahkan dari harta negara. Mereka menilai CPB seharusnya berada di bawah pengawasan publik, bukan menjadi alat kekuasaan pribadi.
Sayangnya, Thailand memiliki lese majeste law—undang-undang yang dapat menghukum siapa saja yang dianggap menghina atau mengkritik raja hingga 15 tahun penjara. Akibatnya, perdebatan soal kekayaan monarki jarang muncul di media lokal, dan lebih sering dibahas oleh media asing.
(mas)
Lihat Juga :