200 Pejuang Hamas di Belakang Garis Kuning Gaza, Bagaimana Nasib Mereka Nanti?

Selasa, 04 November 2025 - 15:21 WIB
loading...
A A A
Saluran tersebut mengutip pernyataan para pejabat yang mengatakan, "Para pemimpin politik akan menyetujui kepulangan mereka, sebagian karena langkah luar biasa ini akan memungkinkan perlindungan yang lebih baik terhadap nyawa tentara di wilayah tersebut, sekaligus memfasilitasi pencarian jenazah tawanan Israel yang hilang.”

Saluran tersebut juga mengutip sumber keamanan Israel lain yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan, "Kami melakukan ini untuk melindungi nyawa tentara kami dan melucuti senjata mereka, dan ini juga akan memungkinkan kami untuk mencari sandera tambahan."

Sementara itu, sumber-sumber mengatakan kepada Al-Jazeera bahwa para mediator sedang menghubungi Hamas dan Israel untuk memastikan keluarnya para pejuang yang terdampar di luar apa yang disebut "garis kuning" — batas de facto yang memisahkan wilayah-wilayah di bawah kendali militer Israel dari wilayah-wilayah di bawah administrasi Palestina setelah gencatan senjata 10 Oktober.

Menurut sumber yang sama, pengaturan yang diusulkan mengharuskan para pejuang meninggalkan Gaza melalui kendaraan Palang Merah di koridor yang telah ditentukan dan aman untuk menghindari potensi bentrokan dengan pasukan Israel.

Para mediator dilaporkan telah memperoleh persetujuan Hamas atas rencana tersebut dan sedang menunggu tanggapan Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Pentagon Rilis Lebih...
Pentagon Rilis Lebih Banyak Dokumen Terkait UFO, di Antaranya Laporan Militer
Tersingkir dari Piala...
Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pemain Kolombia Dapat Ancaman Pembunuhan
Rekomendasi
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Datang Melayat, Bedu...
Datang Melayat, Bedu Ungkap Kenangan Terakhir Bersama Temon
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Infografis
Ibtihal Aboussad Dipecat...
Ibtihal Aboussad Dipecat Microsoft karena Menentang Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved