Israel Sengaja Tanam Bom pada Mainan untuk Bunuh Anak-anak di Gaza
Senin, 03 November 2025 - 16:17 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Rusia Luncurkan Kapal Selam Nuklit Baru Khabarovsk, Berikut 3 Keunggulannya
Sebelumnya, sebuah kelompok Muslim besar di Jerman mendesak pemerintah untuk mengizinkan anak-anak yang terluka dan trauma dari Gaza memasuki negara itu untuk mendapatkan perawatan medis dan psikologis, lapor Anadolu.
Dalam sebuah pernyataan, Ali Mete, juru bicara Dewan Koordinasi Muslim yang berbasis di Cologne, mengatakan bahwa memberikan bantuan medis dan perlindungan kepada anak-anak yang trauma di Jerman merupakan kewajiban moral.
Anak-anak yang trauma harus menerima bantuan medis dan perlindungan di Jerman, ujarnya, seraya menambahkan bahwa hal yang kurang dari itu akan bertentangan dengan pemahaman mereka tentang kemanusiaan dan kasih sayang.
Ia melanjutkan bahwa anak-anak di Gaza sedang mengalami "penderitaan yang tak terlukiskan," dengan banyak yang terluka parah akibat serangan Israel, kehilangan orang tua, saudara kandung, dan teman, serta ditinggalkan sendirian di tengah reruntuhan.
“Anak-anak ini tidak hanya terluka secara fisik tetapi juga mengalami trauma yang mendalam,” kata Mete, seraya menambahkan bahwa beberapa kota dan organisasi sipil di Jerman telah menyatakan kesiapan untuk merawat anak-anak yang terluka dan keluarga mereka.
Sebelumnya, sebuah kelompok Muslim besar di Jerman mendesak pemerintah untuk mengizinkan anak-anak yang terluka dan trauma dari Gaza memasuki negara itu untuk mendapatkan perawatan medis dan psikologis, lapor Anadolu.
Dalam sebuah pernyataan, Ali Mete, juru bicara Dewan Koordinasi Muslim yang berbasis di Cologne, mengatakan bahwa memberikan bantuan medis dan perlindungan kepada anak-anak yang trauma di Jerman merupakan kewajiban moral.
Anak-anak yang trauma harus menerima bantuan medis dan perlindungan di Jerman, ujarnya, seraya menambahkan bahwa hal yang kurang dari itu akan bertentangan dengan pemahaman mereka tentang kemanusiaan dan kasih sayang.
Ia melanjutkan bahwa anak-anak di Gaza sedang mengalami "penderitaan yang tak terlukiskan," dengan banyak yang terluka parah akibat serangan Israel, kehilangan orang tua, saudara kandung, dan teman, serta ditinggalkan sendirian di tengah reruntuhan.
“Anak-anak ini tidak hanya terluka secara fisik tetapi juga mengalami trauma yang mendalam,” kata Mete, seraya menambahkan bahwa beberapa kota dan organisasi sipil di Jerman telah menyatakan kesiapan untuk merawat anak-anak yang terluka dan keluarga mereka.
Lihat Juga :