Politisi Muslim Zohran Mamdani Diprediksi Menang Pemilihan Wali Kota New York dengan Raih 1 Juta Suara
Senin, 03 November 2025 - 11:23 WIB
loading...
Politisi Muslim Zohran Mamdani diprediksi menang pemilihan wali kota New York City dengan memecahkan rekor, yakni meraih 1 juta suara. Foto/The New York Times/Amir Hamja
A
A
A
NEW YORK - Pendiri situs jajak pendapat Zenith Research, Adam Carlson, mengatakan politisi Muslim Zohran Mamdani kemungkinan besar akan memenangkan pemilihan wali kota New York City, Amerika Serikat. Dia bahkan memprediksi kandidat dari Partai Demokrat itu akan meraih 1 juta suara pada Hari Pemilihan, Selasa (4/11/2025).
Dalam sebuah unggahan yang dibagikan di X, Carlson menyatakan, "Berdasarkan data partisipasi pemilih awal, Mamdani memiliki peluang nyata untuk memenangkan 1 juta suara."
Seorang kandidat wali kota New York City belum pernah mengumpulkan 1 juta suara sejak tahun 1969, ketika kandidat liberal John Lindsay melampaui angka tersebut melawan kandidat Demokrat Mario Procaccino dan kandidat Republik John Marchi.
Baca Juga: Mengapa 67% Orang Yahudi Dukung Zohran Mamdani Jadi Wali Kota New York City?
Lindsay juga memenangkan lebih dari 1,1 juta suara dan kandidat Demokrat Abraham Beame memenangkan lebih dari 1 juta suara, dengan jumlah pemilih yang sangat besar, lebih dari 2,5 juta, dalam pemilihan wali kota tahun 1965.
Jika Mamdani berhasil mendapatkan 1 juta pemilih, itu akan menjadi mandat yang sangat besar baginya dan visinya untuk New York.
Carlson mengatakan dalam unggahnnya di X bahwa data partisipasi awal menunjukkan kemungkinan jumlah pemilih antara 1,74 juta hingga 2,05 juta dalam pemilihan, mengingat kecepatan pemilih di New York dalam memberikan suara.
Pada hari pertama pemungutan suara awal, tercatat 79.000 suara, dan pada hari kedua, 85.000 suara. Angka-angka tinggi ini sebagian besar bertahan sepanjang minggu, kecuali pada hari keenam di mana hanya 26.000 orang yang memberikan suara. Pada hari kedelapan pemungutan suara awal, tercatat sebanyak 104.000 suara.
Dengan tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan wali kota New York City tahun ini, Carlson mengatakan dia memperkirakan pada akhir hari Minggu, kemungkinan akan ada 700.000 suara awal yang diberikan.
Meskipun demikian, beberapa pihak berpendapat bahwa fakta bahwa hari Minggu adalah hari Maraton New York City dapat berarti jumlah pemilih pada 3 November sedikit lebih rendah daripada hari-hari sebelumnya.
Carlson juga mengatakan bahwa tidak ada perubahan yang signifikan dalam perolehan suara setiap harinya. "Tetapi tidak adanya perubahan ini merupakan kabar baik bagi Mamdani—dan itu berarti [kandidat independen Andrew] Cuomo semakin bergantung pada keajaiban jumlah pemilih di Hari Pemilihan," katanya, seperti dikutip Newsweek.
Dengan jajak pendapat yang memperkirakan Mamdani bisa mendapatkan sekitar 45 persen suara, menurut evaluasi jajak pendapat terbaru antara 14 dan 30 Oktober oleh RealClear, hal ini menempatkannya pada posisi yang berpotensi menembus angka 1 juta suara, menurut prediksi Carlson.
Namun, ini hanyalah prediksi pribadi Carlson, dan bukan kesimpulan pasti tentang apa yang ditunjukkan oleh data pemungutan suara awal.
Meskipun demikian, pemungutan suara awal juga menunjukkan bahwa wilayah dengan jumlah pemilih tertinggi adalah wilayah yang dimenangkan Mamdani dalam pemilihan pendahuluan.
Pada akhir hari kedelapan pemungutan suara awal, Dewan Pemilihan New York City mengumumkan di X bahwa Manhattan telah mencatat 174.708 suara, Brooklyn 189.606 dan Queens 131.541, sementara Bronx mencatat 46.259 dan Staten Island 41.991.
Zohran Mamdani menulis dalam sebuah unggahan di X pada hari Sabtu: "Semuanya ada di tangan kita, teman-teman. Tiga hari lagi."
Sedangkan Andrew Cuomo menulis dalam sebuah unggahan di X pada hari Sabtu: "Sore yang luar biasa di Brooklyn—satu hari lagi pemungutan suara awal—teruslah, NYC!"
Hari Pemilihan jatuh pada 4 November, dan banyak yang mengatakan di media sosial bahwa apa pun bisa terjadi pada hari itu, karena alasan seperti pemilih muda biasanya menunggu hingga Hari Pemilihan untuk memberikan suara mereka.
Dalam sebuah unggahan yang dibagikan di X, Carlson menyatakan, "Berdasarkan data partisipasi pemilih awal, Mamdani memiliki peluang nyata untuk memenangkan 1 juta suara."
Seorang kandidat wali kota New York City belum pernah mengumpulkan 1 juta suara sejak tahun 1969, ketika kandidat liberal John Lindsay melampaui angka tersebut melawan kandidat Demokrat Mario Procaccino dan kandidat Republik John Marchi.
Baca Juga: Mengapa 67% Orang Yahudi Dukung Zohran Mamdani Jadi Wali Kota New York City?
Lindsay juga memenangkan lebih dari 1,1 juta suara dan kandidat Demokrat Abraham Beame memenangkan lebih dari 1 juta suara, dengan jumlah pemilih yang sangat besar, lebih dari 2,5 juta, dalam pemilihan wali kota tahun 1965.
Jika Mamdani berhasil mendapatkan 1 juta pemilih, itu akan menjadi mandat yang sangat besar baginya dan visinya untuk New York.
Carlson mengatakan dalam unggahnnya di X bahwa data partisipasi awal menunjukkan kemungkinan jumlah pemilih antara 1,74 juta hingga 2,05 juta dalam pemilihan, mengingat kecepatan pemilih di New York dalam memberikan suara.
Pada hari pertama pemungutan suara awal, tercatat 79.000 suara, dan pada hari kedua, 85.000 suara. Angka-angka tinggi ini sebagian besar bertahan sepanjang minggu, kecuali pada hari keenam di mana hanya 26.000 orang yang memberikan suara. Pada hari kedelapan pemungutan suara awal, tercatat sebanyak 104.000 suara.
Dengan tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan wali kota New York City tahun ini, Carlson mengatakan dia memperkirakan pada akhir hari Minggu, kemungkinan akan ada 700.000 suara awal yang diberikan.
Meskipun demikian, beberapa pihak berpendapat bahwa fakta bahwa hari Minggu adalah hari Maraton New York City dapat berarti jumlah pemilih pada 3 November sedikit lebih rendah daripada hari-hari sebelumnya.
Carlson juga mengatakan bahwa tidak ada perubahan yang signifikan dalam perolehan suara setiap harinya. "Tetapi tidak adanya perubahan ini merupakan kabar baik bagi Mamdani—dan itu berarti [kandidat independen Andrew] Cuomo semakin bergantung pada keajaiban jumlah pemilih di Hari Pemilihan," katanya, seperti dikutip Newsweek.
Dengan jajak pendapat yang memperkirakan Mamdani bisa mendapatkan sekitar 45 persen suara, menurut evaluasi jajak pendapat terbaru antara 14 dan 30 Oktober oleh RealClear, hal ini menempatkannya pada posisi yang berpotensi menembus angka 1 juta suara, menurut prediksi Carlson.
Namun, ini hanyalah prediksi pribadi Carlson, dan bukan kesimpulan pasti tentang apa yang ditunjukkan oleh data pemungutan suara awal.
Meskipun demikian, pemungutan suara awal juga menunjukkan bahwa wilayah dengan jumlah pemilih tertinggi adalah wilayah yang dimenangkan Mamdani dalam pemilihan pendahuluan.
Pada akhir hari kedelapan pemungutan suara awal, Dewan Pemilihan New York City mengumumkan di X bahwa Manhattan telah mencatat 174.708 suara, Brooklyn 189.606 dan Queens 131.541, sementara Bronx mencatat 46.259 dan Staten Island 41.991.
Zohran Mamdani menulis dalam sebuah unggahan di X pada hari Sabtu: "Semuanya ada di tangan kita, teman-teman. Tiga hari lagi."
Sedangkan Andrew Cuomo menulis dalam sebuah unggahan di X pada hari Sabtu: "Sore yang luar biasa di Brooklyn—satu hari lagi pemungutan suara awal—teruslah, NYC!"
Hari Pemilihan jatuh pada 4 November, dan banyak yang mengatakan di media sosial bahwa apa pun bisa terjadi pada hari itu, karena alasan seperti pemilih muda biasanya menunggu hingga Hari Pemilihan untuk memberikan suara mereka.
(mas)
Lihat Juga :