3 Fakta Trump Ancam Gelar Invasi Militer ke Nigeria karena Pembunuhan Umat Kristen

Senin, 03 November 2025 - 15:02 WIB
loading...
3 Fakta Trump Ancam...
Donald Trump ancam akan menginvasi Nigeria. Foto/X/@RepNancyMace
A A A
WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan di Nigeria sebagai tanggapan atas dugaan kekerasan anti-Kristen, dengan mengatakan bahwa ia telah menginstruksikan Departemen Perang yang baru saja berganti nama untuk "bersiap menghadapi kemungkinan tindakan".

3 Fakta Trump Ancam Gelar Invasi Militer ke Nigeria karena Pembunuhan Umat Kristen

1. Mengancam Akan Menginvasi Nigeria

Dalam sebuah unggahan di media sosial pada hari Sabtu, Trump mengatakan Amerika Serikat akan segera menghentikan semua bantuan ke negara Afrika tersebut "jika Pemerintah Nigeria terus membiarkan pembunuhan terhadap umat Kristen".

AS "mungkin akan masuk ke negara yang sekarang dipermalukan itu, 'dengan senjata api membara,' untuk sepenuhnya membasmi Teroris Islam yang melakukan kekejaman mengerikan ini", tambah Trump, tanpa menyebutkan kelompok atau dugaan "kekejaman" mana yang ia maksud.

"Dengan ini saya menginstruksikan Departemen Perang kami untuk bersiap menghadapi kemungkinan tindakan. Jika kami menyerang, itu akan cepat, ganas, dan manis, seperti para preman teroris menyerang Umat Kristen yang kami SAYANGI! PERINGATAN: PEMERINTAH NIGERIA SEBAIKNYA BERGERAK CEPAT!" tulisnya.

Pemerintah Nigeria tidak segera menanggapi ancaman Trump.

Baca Juga: Pemenang Nobel Perdamaian Ini Minta AS Gelar Invasi Militer ke Negaranya

2. AS Menyebut Adanya Genosida Kristen

Unggahan media sosial tersebut muncul sehari setelah presiden AS mengumumkan bahwa Nigeria – sebuah negara yang hampir terbagi rata antara wilayah utara yang mayoritas Muslim dan wilayah selatan yang mayoritas Kristen – akan akan ditambahkan ke dalam daftar "Negara-negara yang Memprihatinkan" Departemen Luar Negeri, yang dibentuk untuk memantau penganiayaan agama di seluruh dunia.

Dalam beberapa bulan terakhir, anggota parlemen sayap kanan dan tokoh-tokoh terkemuka lainnya di AS telah mengklaim bahwa pertikaian yang diwarnai kekerasan di Nigeria merupakan bagian dari kampanye "genosida Kristen".

Meskipun kelompok-kelompok hak asasi manusia telah mendesak pemerintah Nigeria untuk berbuat lebih banyak dalam mengatasi kerusuhan di negara tersebut, yang telah mengalami serangan mematikan oleh Boko Haram dan kelompok bersenjata lainnya, para ahli mengatakan bahwa klaim "genosida Kristen" adalah salah dan terlalu menyederhanakan keadaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Netanyahu: Israel Masih...
Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Rekomendasi
Prabowo: Polri Harus...
Prabowo: Polri Harus Hadir Melindungi, Melayani, dan Mengabdi kepada Rakyat
Apresiasi Catatan Seskab...
Apresiasi Catatan Seskab Letkol Teddy, TII Minta Perluasan Kuota Magang Tetap Transparan
HUT Ke-80 Bhayangkara,...
HUT Ke-80 Bhayangkara, Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Kapolri
Berita Terkini
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Infografis
Iran Tegaskan Gelar...
Iran Tegaskan Gelar Serangan ke Israel, Isyaratkan Invasi Darat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved