Perang Sengit di Pokrovsk, Rusia Klaim Kalahkan Satu Tim Pasukan Khusus Ukraina

Minggu, 02 November 2025 - 10:30 WIB
loading...
A A A
Satu-satunya tambang Ukraina yang memproduksi batu bara kokas—yang digunakan dalam industri baja yang dulunya sangat besar—terletak sekitar 10 km di sebelah barat Pokrovsk. Perusahaan baja Ukraina, Metinvest, mengatakan pada bulan Januari bahwa mereka telah menangguhkan operasi penambangan di sana.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Donbas sekarang secara hukum menjadi bagian dari Rusia, tetapi Kyiv dan Barat menolak pencaplokan wilayah tersebut oleh Moskow sebagai perampasan tanah ilegal.

Pasukan Rusia menggunakan taktik gerakan penjepit untuk mengepung Pokrovsk hampir sepenuhnya dan mengancam jalur pasokan Ukraina, kemudian mengganggu pasukan Ukraina dengan mengirimkan unit-unit kecil dan drone untuk mengganggu logistik dan menciptakan kekacauan di belakang mereka.

Intinya, taktik Rusia mengukir apa yang disebut oleh para blogger militer Rusia sebagai zona abu-abu ambiguitas di luar kota, di mana kedua belah pihak tidak memiliki kendali tetapi sangat sulit—dan mahal—untuk dipertahankan.

Untuk membersihkan Pokrovsk dan Myrnohrad di dekatnya mungkin membutuhkan waktu, sehingga menunda pengumuman resmi Rusia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
Kehadiran Tentara NATO...
Kehadiran Tentara NATO di Ukraina Berarti Perang Habis-habisan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved