5 Negara Terdepan dalam Perlombaan Drone Generasi Terbaru

Minggu, 02 November 2025 - 18:25 WIB
loading...
5 Negara Terdepan dalam...
Banyak negara berlomba mengembangkan drone generasi terbaru. Foto/X
A A A
LONDON - Kekuatan drone teratas sedang mendefinisikan ulang peperangan modern. Dari MQ-9 Reaper AS hingga Bayraktar TB2 Turki, Wing Loong II Tiongkok, Okhotnik Rusia, dan Hermes 900 Israel. Lihat siapa yang memimpin dengan kendaraan udara tak berawak (UAV) terkuat.

Drone generasi mendatang dapat menampilkan otonomi bertenaga AI, kecepatan hipersonik, kawanan drone untuk mendominasi medan perang, dan senjata energi seperti laser. Pasar drone militer global diperkirakan akan mencapai USD30 miliar pada tahun 2035, yang mencerminkan tren pertumbuhan yang kuat.

5 Negara Terdepan dalam Perlombaan Drone Generasi Terbaru

1. Amerika Serikat - Pemimpin dengan MQ-9 Reaper

AS mengoperasikan MQ-9 Reaper, sebuah drone dengan waktu terbang lebih dari 27 jam dan muatan senjata seberat 1.700 kg.

Melansir Wionews, Drone ini telah teruji secara luas di zona pertempuran seperti Afghanistan dan Suriah. Armada AS mencakup ratusan drone dan terus meningkatkan kemampuan sensor dan AI. Menurut AeroTime, AS tetap menjadi yang terdepan.

Baca Juga: Citra Satelit Ungkap Militer AS Makin Dekat ke Perbatasan Venezuela, Berikut 4 Faktanya

2. Turki - Bayraktar TB2 dan TAI Anka

Bayraktar TB2 buatan Turki hemat biaya namun teruji di medan perang, dengan ratusan unit yang beroperasi di seluruh dunia.

TAI Anka yang lebih baru memiliki daya tahan lebih dari 30 jam dan desain multi-peran yang canggih. Turki menguasai sebagian besar pasar drone, dengan nilai sekitar $10-20 juta per unit.

3. China - CAIG Wing Loong II dan CH-5 Rainbow

Drone China terjangkau dan bertenaga, seperti Wing Loong II dan CH-5 Rainbow, dengan daya tahan hingga 60 jam dan kapasitas senjata 1.000 kg.

China dengan cepat memperluas ekspor dan penelitian UAV-nya, dengan fokus pada sensor berteknologi tinggi dan kemampuan serangan jarak jauh.

4. Rusia - Kronstadt Orion dan S-70 Okhotnik

Drone Orion Rusia adalah UAV MALE pertama buatan dalam negeri mereka, yang digunakan untuk pengintaian dan serangan.

S-70 Okhotnik, sebuah drone terbang siluman bersayap, dapat bekerja berdampingan dengan jet berawak. Rusia menggabungkan kemampuan siluman, kecepatan (hingga 1.000 km/jam), dan muatan berat untuk menyaingi kekuatan drone lainnya.

5. Israel - Hermes 900

Hermes 900 Israel memiliki waktu terbang lebih dari 36 jam dan dapat membawa 350 kg sensor dan senjata canggih. Drone ini unggul dalam pengawasan, keamanan perbatasan, dan bantuan bencana. Drone buatan Israel banyak diekspor dan diintegrasikan ke seluruh dunia.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Drone dan Rudal Merusak...
Drone dan Rudal Merusak Bandara Kuwait, Beberapa Orang Terluka, Penerbangan Terganggu
Mantan Direktur CIA...
Mantan Direktur CIA Sebut Perang Drone Picu Bahaya dan Peluang, Ini 5 Alasannya
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Drone Hizbullah Jadi...
Drone Hizbullah Jadi Tantangan Medan Perang Paling Mematikan bagi Israel
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Dasar Laut Terangkat...
Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved