Meski Hubungan dengan Israel Memburuk, Turki Gelar Konferensi Pasukan Stabilisasi Gaza
Sabtu, 01 November 2025 - 21:10 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Israel juga menolak masuknya insinyur Turki ke Gaza untuk membantu pembersihan puing-puing, kata Chris Doyle, direktur Council for Arab-British Understanding.
“Kami juga mendengar Presiden Erdogan sangat blak-blakan dalam konferensi pers dengan Kanselir Jerman Mertz awal pekan ini, dan beliau pada dasarnya berkata, ‘Tidak bisakah Anda melihat genosida yang telah terjadi di Gaza?'” ujar Doyle kepada Al Jazeera, berbicara dari London.
Namun, Turki "mengatur kekuatan regional" untuk melanjutkan rencana gencatan senjata 20 poin Presiden Trump dengan menyelenggarakan pertemuan para menteri luar negeri dari berbagai negara Muslim pada hari Senin, kata Doyle.
"[Turki] akan membutuhkan pasukan dari negara-negara yang hadir, tetapi juga pendanaan, dan itu berarti mereka memiliki pengaruh," ujarnya.
“Kami juga mendengar Presiden Erdogan sangat blak-blakan dalam konferensi pers dengan Kanselir Jerman Mertz awal pekan ini, dan beliau pada dasarnya berkata, ‘Tidak bisakah Anda melihat genosida yang telah terjadi di Gaza?'” ujar Doyle kepada Al Jazeera, berbicara dari London.
Namun, Turki "mengatur kekuatan regional" untuk melanjutkan rencana gencatan senjata 20 poin Presiden Trump dengan menyelenggarakan pertemuan para menteri luar negeri dari berbagai negara Muslim pada hari Senin, kata Doyle.
"[Turki] akan membutuhkan pasukan dari negara-negara yang hadir, tetapi juga pendanaan, dan itu berarti mereka memiliki pengaruh," ujarnya.
(ahm)
Lihat Juga :