Meski Hubungan dengan Israel Memburuk, Turki Gelar Konferensi Pasukan Stabilisasi Gaza

Sabtu, 01 November 2025 - 21:10 WIB
loading...
Meski Hubungan dengan...
Turki akan gelar konferensi pasukan stabilisasi Gaza. Foto/X/@salwanajmart
A A A
ISTABUL - Hubungan Turki -Israel yang tegang menjadi alasan Zionis menolak gagasan pengerahan pasukan Turki ke Gaza sebagai bagian dari pasukan stabilisasi internasional. Itu menjadi agenda utama dalam konferensi Gaza di Turki.

Para menteri luar negeri dari beberapa negara Muslim akan bertemu di Turki pada hari Senin untuk membahas gencatan senjata Gaza dan langkah selanjutnya.

Diperkirakan akan hadir Qatar, Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, Yordania, Pakistan, dan Indonesia.

Chris Doyle, direktur Council for Arab-British Understanding yang berbasis di Inggris, mengatakan negara-negara tersebut kemungkinan akan mendorong penerapan fase pertama gencatan senjata secara lebih ketat sebelum beralih ke fase-fase berikutnya.

"Kita tidak bisa berada dalam situasi di mana itu benar-benar de-eskalasi – mungkin dari puncak genosida – alih-alih gencatan senjata yang sesungguhnya," ujar Doyle kepada Al Jazeera.

"Dan bantuan yang datang hanya sekitar 100 truk per hari, bukan 600 truk – jadi semua itu harus diubah. Itu bisa dilakukan sekarang. Namun ke depannya, tentu saja, mereka memiliki pengaruh besar terhadap bentuk, susunan, dan mandat, bahkan terhadap pasukan stabilisasi internasional yang dapat dilibatkan dalam proses demiliterisasi Gaza."

Baca Juga: Terlalu Mengandalkan Simulasi Komputer, Uji Coba Nuklir AS Butuh Waktu Bertahun-tahun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Pesan Menyentuh di Ruang...
Pesan Menyentuh di Ruang Ganti Timnas Iran: Bermain Jujur adalah Jiwa Sepak Bola
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Berita Terkini
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved