70 Persen Warga Zionis Sebut Israel Jadi Negara Bawahan AS
Sabtu, 01 November 2025 - 20:51 WIB
loading...
A
A
A
Namun, keesokan harinya, dalam sebuah wawancara dengan majalah Time, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa ia secara pribadi mengizinkan serangan teroris ledakan ponsel/pager Israel di Lebanon pada 17 dan 18 September 2024.
Baca Juga: Terlalu Mengandalkan Simulasi Komputer, Uji Coba Nuklir AS Butuh Waktu Bertahun-tahun
"Semua serangan itu dilakukan di bawah naungan saya, Anda tahu, dengan Israel yang melakukan serangan, dengan pager dan semua hal itu," kata Trump.
Trump juga menegaskan bahwa serangan Israel terhadap Suriah, yang memfasilitasi kebangkitan kelompok militan Hay'at Tahrir al-Sham (HTS) pada tahun 2024, dilakukan dengan persetujuan eksplisitnya, yang menyiratkan bahwa rezim Israel tidak akan bertindak tanpa persetujuannya.
Ia lebih lanjut menyatakan bahwa serangan Israel pada 9 September di Doha, yang bertujuan membunuh para pemimpin gerakan perlawanan Palestina Hamas, terjadi dengan sepengetahuannya sepenuhnya.
Baca Juga: Terlalu Mengandalkan Simulasi Komputer, Uji Coba Nuklir AS Butuh Waktu Bertahun-tahun
"Semua serangan itu dilakukan di bawah naungan saya, Anda tahu, dengan Israel yang melakukan serangan, dengan pager dan semua hal itu," kata Trump.
Trump juga menegaskan bahwa serangan Israel terhadap Suriah, yang memfasilitasi kebangkitan kelompok militan Hay'at Tahrir al-Sham (HTS) pada tahun 2024, dilakukan dengan persetujuan eksplisitnya, yang menyiratkan bahwa rezim Israel tidak akan bertindak tanpa persetujuannya.
Ia lebih lanjut menyatakan bahwa serangan Israel pada 9 September di Doha, yang bertujuan membunuh para pemimpin gerakan perlawanan Palestina Hamas, terjadi dengan sepengetahuannya sepenuhnya.
Lihat Juga :