5 Paspor yang Lebih Lemah dari Indonesia dan Faktor Penyebabnya

Jum'at, 31 Oktober 2025 - 15:18 WIB
loading...
5 Paspor yang Lebih...
Ada beberapa paspor negara lain yang lebih lemah dari paspor Indonesia, salah satunya paspor Vietnam. Foto/Zingnews.vn
A A A
JAKARTA - Data Henley & Partners (HPI) 2025 menyebutkan paspor Indonesia saat ini memiliki akses bebas visa atau visa on arrival ke sekitar 76 hingga 78 negara/wilayah destinasi, menempatkannya di peringkat 66 dunia. Peringat tersebut belum bisa memasukkan paspor Indonesia dalam kategori “kuat”.

Kekuatan paspor bukan hanya soal jumlah negara destinasi yang bisa diakses tanpa visa, tapi juga hasil dari reputasi, stabilitas, dan hubungan luar negeri negara asal.

Ada beberapa faktor yang sangat berpengaruh. Salah satunya, hubungan diplomatik yang luas. Sebagai contoh, negara-negara Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan Singapura mempunyai hubungan stabil dan dipercaya secara global.

Baca Juga: Kenapa Paspor Timor Leste Lebih Kuat daripada Paspor Indonesia?

Faktor kedua, stabilitas politik dan keamanan domestik. Yakni, negara yang aman dan mempunyai kontrol imigrasi baik dianggap memiliki “risiko rendah” bagi negara tujuan.

Faktor ketiga, rekam jejak migrasi dan terorisme. Negara dengan tingkat migrasi ilegal tinggi atau risiko konflik sering mendapat pembatasan visa ketat. Contohnya, Suriah, Yaman, Somalia.

Meski paspor Indonesia belum masuk kategori "kuat", namun masih banyak paspor negara lain yang peringkat kekuataannya jauh di bawah Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Trump Peringatkan Eropa...
Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
Curang dalam Islam:...
Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
Berita Terkini
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved