3 Alasan Raja Charles Cabut Gelar Pangeran Andrew, Salah Satunya Skandal Seks

Jum'at, 31 Oktober 2025 - 14:01 WIB
loading...
3 Alasan Raja Charles...
Pengeran Andrew dari Kerajaan Inggris kini hanya akan dikenal sebagai Andrew Mountbatten Windsor setelah gelar kerajaannya dicabut oleh Raja Charles III. Foto/Royal Central
A A A
LONDON - Raja Charles III telah membuat keputusan yang mengguncang publik Kerajaan Inggris pada Kamis. Dia secara tegas mencabut gelar kerajaan yang disandang adiknya, Pangeran Andrew (65). Tak hanya gelar bangsawannya yang dicabut, Andrew juga diusir dari Istana Windsor.

Keputusan Raja Charles disampaikan pihak istana, menyusul kemarahan baru keluarga kerajaan atas tuduhan yang dilontarkan Virginia Giuffre, salah satu korban kejahatan seksual Jeffrey Epstein, terhadap Andrew. Andrew telah membantah terlibat skandal seks dengan Giuffre.

“Yang Mulia hari ini telah memulai proses formal untuk mencabut Gaya, Gelar, dan Kehormatan Pangeran Andrew,” demikian pernyataan istana.

Baca Juga: Raja Charles Cabut Gelar Pangeran Andrew dan Mengusirnya dari Istana

“Pangeran Andrew sekarang akan dikenal sebagai Andrew Mountbatten Windsor,” lanjut pernyataan tersebut, seperti dikutip AFP, Jumat (31/10/2025).

Andrew telah diperintahkan untuk pindah dari rumah lamanya di lahan Kastil Windsor yang luas, dan dia akan pindah ke akomodasi pribadi alternatif. "Kecaman ini dianggap perlu, meskipun dia terus membantah tuduhan terhadapnya," kata pihak istana.

"Yang Mulia ingin menegaskan bahwa pikiran dan simpati terdalam mereka telah, dan akan tetap bersama, para korban dan penyintas segala bentuk pelecehan," kata pihak istana.

Selain kasus skandal seks, ada alasan lain di balik keputusan ekstrem Raja Charles terhadap adiknya ini.

3 Alasan Raja Charles Cabut Gelar Pangeran Andrew

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Meski Raja Charles Sudah...
Meski Raja Charles Sudah Reuni dengan Harry, Pangeran William Belum Siap Berdamai
Iran Menggila! Markas...
Iran Menggila! Markas Jet Tempur F-18 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq Yordania Dibombardir
Perdana! Selandia Baru...
Perdana! Selandia Baru Konfirmasi Kasus Pertama Flu Burung H5N1
Rekomendasi
Amien Desak Prabowo...
Amien Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
Berita Terkini
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved