Bersitegang, 2 Jet Tempur Polandia Cegat Pesawat Mata-mata Rusia yang Matikan Transponder
Kamis, 30 Oktober 2025 - 10:56 WIB
loading...
A
A
A
Sekitar 20 pesawat nirawak Rusia melintasi wilayah Polandia bulan lalu, memaksa beberapa negara NATO untuk merespons dengan jet tempur dan pesawat lainnya. Dalam insiden terpisah pada bulan September, Estonia mengatakan tiga jet tempur Rusia, yang mampu membawa rudal canggih berkemampuan nuklir, telah melanggar wilayah udara Estonia selama 12 menit.
Kedua negara itu memicu Pasal 4 NATO, yang mengharuskan negara-negara anggota berkumpul untuk membahas kapan pun, menurut pendapat salah satu dari mereka, integritas teritorial, kemerdekaan politik, atau keamanan salah satu pihak terancam.
Rusia mengatakan tidak sengaja menargetkan Polandia, meskipun beberapa pejabat Eropa menggambarkan insiden itu sebagai ujian bagi persatuan NATO. Moskow membantah tiga MiG-31-nya melanggar wilayah udara Estonia dalam perjalanan ke Kaliningrad.
Tak lama setelah serbuan pesawat nirawak ke Polandia, beberapa negara NATO mengirimkan lebih banyak jet tempur dan aset lainnya ke sayap timur di bawah inisiatif yang dijuluki Eastern Sentry.
"Berkat kesiapan tempur yang tinggi, profesionalisme para pilot, dan fungsi sistem pertahanan udara yang efisien, operasi tersebut dapat dilaksanakan dengan cepat, efektif, dan aman," kata militer Polandia dalam sebuah pernyataan.
Kedua negara itu memicu Pasal 4 NATO, yang mengharuskan negara-negara anggota berkumpul untuk membahas kapan pun, menurut pendapat salah satu dari mereka, integritas teritorial, kemerdekaan politik, atau keamanan salah satu pihak terancam.
Rusia mengatakan tidak sengaja menargetkan Polandia, meskipun beberapa pejabat Eropa menggambarkan insiden itu sebagai ujian bagi persatuan NATO. Moskow membantah tiga MiG-31-nya melanggar wilayah udara Estonia dalam perjalanan ke Kaliningrad.
Tak lama setelah serbuan pesawat nirawak ke Polandia, beberapa negara NATO mengirimkan lebih banyak jet tempur dan aset lainnya ke sayap timur di bawah inisiatif yang dijuluki Eastern Sentry.
"Berkat kesiapan tempur yang tinggi, profesionalisme para pilot, dan fungsi sistem pertahanan udara yang efisien, operasi tersebut dapat dilaksanakan dengan cepat, efektif, dan aman," kata militer Polandia dalam sebuah pernyataan.
(mas)
Lihat Juga :