Rio de Janeiro Jadi Medan Perang, Polisi vs Geng Narkoba Baku Tembak Tewaskan 132 Orang

Kamis, 30 Oktober 2025 - 08:14 WIB
loading...
Rio de Janeiro Jadi...
Baku tembak pasukan polisi dan geng narkoba terkuat telah mengubah kota Rio de Janeiro di Brasil menjadi medan perang. Sebanyak 132 orang tewas. Foto/Screenshot video Sky News
A A A
BRASILIA - Kota Rio de Janeiro di Brasil berubah menjadi medan perang ketika polisi menggerebek geng narkoba terkuat pada Rabu. Sebanyak 132 orang tewas setelah pasukan polisi dan anggota geng narkoba saling tembak.

Baku tembak tersebut memicu masyarakat setempat ketakutan, di mana mereka berlarian mencari perlindungan.

Setelah saling tembak rampung, para warga membariskan jasad-jasad di jalan. Kantor Pembela Umum, sebuah badan negara di Rio de Janeiro yang menyediakan bantuan hukum bagi masyarakat miskin, melaporkan setidaknya 132 kematian.

Presiden Luiz Inácio Lula da Silva merasa ngeri dengan jumlah korban tewas akibat operasi tersebut. Perang melawan geng narkoba yang kontroversial ini terjadi hanya beberapa hari sebelum Brasil menjadi tuan rumah perundingan iklim global COP30 di kota Belem, Amazon.

Baca Juga: Geng Narkoba Bunuh 3 Perempuan Cantik dan Disiarkan Langsung di Instagram, Publik Marah

Sementara para aktivis dan PBB menyuarakan kekhawatiran atas penggunaan kekuatan oleh polisi, pemerintah negara bagian Rio de Janeiro memuji operasi tersebut sebagai keberhasilan dalam upayanya untuk menghentikan pengambilalihan wilayah oleh geng Comando Vermelho (Komando Merah) yang kuat.

Geng narkoba bersenjata lengkap ini—yang menjatuhkan bom ke petugas dari pesawat nirawak—dalam beberapa tahun terakhir telah menguasai sebagian besar wilayah Rio de Janeiro, memusatkan operasi di favela yang luas yang merupakan rumah bagi jutaan orang.

Sehari setelah operasi polisi melumpuhkan kota, warga favela Complexo da Penha menemukan puluhan jenazah dari hutan di pinggirannya, menurut laporan AFP, Kamis (30/10/2025).

Seorang pria dipenggal dan seorang lainnya cacat total, sementara warga mengecam apa yang mereka sebut "eksekusi" sambil memandangi barisan jenazah yang ditutupi kain kafan darurat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Nah, Pentagon Minta...
Nah, Pentagon Minta Anggaran Rp1.426 Triliun untuk Tutupi Biaya Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
90 Juta Orang Jadi Korban...
90 Juta Orang Jadi Korban Jika Perang Nuklir AS-Rusia Pecah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved