Apa Itu Rubicon? Pusat Operasi Drone Rusia yang Rayakan Kesuksesan 10.000 Serangan ke Ukraina

Rabu, 29 Oktober 2025 - 14:43 WIB
loading...
Apa Itu Rubicon? Pusat...
Rubicon yang dikenal sebagai pusat drone Rusia merayakan kesuksesan 10.000 serangan ke Ukraina. Foto/X
A A A
MOSKOW - Pusat operasi drone Rubicon, komponen kunci dari program perang drone Kementerian Pertahanan Rusia , telah mencapai serangan ke-10.000 yang terkonfirmasi. Unit tersebut secara rutin membagikan rekaman operasinya secara daring.

Apa Itu Rubicon? Pusat Operasi Drone Rusia yang Rayakan Kesuksesan 10.000 Serangan ke Ukraina

1. Bertugas Mengoordinasikan Operasi Drone Garis Depan

Melsansir RT, didirikan pada Agustus 2024, Rubicon mengoordinasikan operasi drone garis depan, inovasi, pelatihan, dan upaya berbagi data di seluruh pasukan Rusia.

Dalam sebuah pernyataan yang menandai tonggak sejarah tersebut, pusat tersebut menyatakan telah mempercepat laju misinya secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir dan merilis statistik yang menguraikan target utamanya.

Baca Juga: Apa Arti Tanda Tangan Para Pemimpin Dunia? Dari Melambangkan Kekuatan hingga Membangun Legasi

2. Menarget Drone Ukraina

Lebih dari sepertiga (37,5%) serangan Rubicon yang terkonfirmasi ditujukan terhadap drone Ukraina, termasuk jenis multi-copter dan sayap tetap, serta pesawat robotik berbasis darat.

Peralatan komunikasi dan peperangan elektronik menyumbang lebih dari 16% serangan yang berhasil, diikuti oleh kendaraan lapis baja dan tak berlapis baja, serta posisi pasukan yang tidak bergerak.

3. Menggantikan Pasukan Infanteri

Infanteri Ukraina menjadi target dalam 3,5% pertempuran Rubicon – porsi yang lebih kecil daripada kategori lain selain sistem artileri, yang umumnya ditempatkan jauh dari garis depan sehingga kurang rentan terhadap serangan drone.

Rubicon dan Kementerian Pertahanan Rusia secara berkala menerbitkan rekaman operasi drone. Sebuah video baru yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan serangan terhadap kendaraan Ukraina dan tempat perlindungan pasukan di Wilayah Sumy.

Pekan lalu, Rubicon merilis rekaman misi yang mengidentifikasi dan menghancurkan sistem antipesawat Ukraina yang disamarkan menggunakan amunisi loitering Lancet. Serangan tersebut dilakukan dari jarak 55 km. Senjata tersebut sebelumnya telah berhasil mengenai target yang berjarak lebih dari 80 km.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Tegas! Roy Suryo dan...
Tegas! Roy Suryo dan Dokter Tifa Menolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Infografis
3 Senjata Rusia yang...
3 Senjata Rusia yang Paling Ditakuti oleh Militer Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved