Hamas Terima Pengerahan Pasukan PBB di Gaza, Berikut 3 Alasannya

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:20 WIB
loading...
A A A
Mengenai tata kelola, rencana Trump menguraikan bahwa "tata kelola transisi sementara dari komite Palestina yang teknokratis dan apolitis" akan mengambil alih operasional harian Gaza. Namun, rencana tersebut menambahkan bahwa komite transisi akan diawasi oleh "Dewan Perdamaian" asing yang dipimpin oleh Trump sendiri, dan mencakup tokoh-tokoh kontroversial seperti mantan pemimpin Inggris Tony Blair.

Baca Juga: Kremlin Sebut Perang Ukraina Tak Bisa Diselesaikan dalam Semalam, Ini Alasan Utamanya

2. Ingin Memulihkan Persatuan Nasional

Dalam wawancaranya pada hari Sabtu, Al-Hayya mengatakan kelompoknya tidak keberatan jika seorang tokoh nasional yang tinggal di Gaza mengambil alih kendali tata kelola wilayah tersebut.

"Kami ingin bergerak menuju pemilu sebagai langkah awal untuk memulihkan persatuan nasional," kata al-Hayya.

Al-Hayya menyatakan keprihatinannya atas lambatnya bantuan yang masuk ke Jalur Gaza, di tengah hambatan Israel yang terus berlanjut. Ia mengatakan bahwa Israel mencegah masuknya beberapa material ke Gaza "seolah-olah kami masih berada di tengah perang".

“Gaza membutuhkan 6.000 truk bantuan per hari, bukan hanya 600,” kata al-Hayya.

3. Menolak Kehadiran Pasukan Israel di Palestina

Mengenai sisa-sisa tawanan Israel, al-Hayya mengatakan kelompoknya terus mencari mereka, dan memasuki wilayah baru pada hari Minggu sebagai bagian dari pencarian tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved