Netanyahu: Israel Tak Butuh Izin Negara Lain untuk Serang Gaza meski Sedang Gencatan Senjata
Senin, 27 Oktober 2025 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
Katz menambahkan bahwa misi moral yang paling mendesak adalah memulangkan semua sandera dan korban ke rumah mereka. "Kami akan melakukan segalanya untuk memenuhi misi suci dan krusial ini," ujarnya.
“Misi strategis utama untuk mewujudkan kemenangan besar yang diraih oleh para tentara IDF yang heroik melawan Hamas di Gaza adalah demiliterisasi Gaza melalui penghancuran total terowongan-terowongan, yang 60%-nya masih tersisa—bersamaan dengan pelucutan senjata Hamas,” ujarnya.
Perjanjian gencatan senjata bertahap di Gaza antara Hamas dan Israel, yang ditengahi mediator regional dan internasional, mulai berlaku pada 10 Oktober.
Fase pertama mencakup pembebasan sandera Israel dengan imbalan tahanan Palestina dan penarikan sebagian pasukan Israel. Perjanjian ini juga mencakup pembangunan kembali Gaza dan pembentukan mekanisme pemerintahan baru tanpa Hamas.
Sejak Oktober 2023, perang genosida Israel telah menewaskan lebih dari 68.500 korban dan melukai lebih dari 170.300 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
“Misi strategis utama untuk mewujudkan kemenangan besar yang diraih oleh para tentara IDF yang heroik melawan Hamas di Gaza adalah demiliterisasi Gaza melalui penghancuran total terowongan-terowongan, yang 60%-nya masih tersisa—bersamaan dengan pelucutan senjata Hamas,” ujarnya.
Perjanjian gencatan senjata bertahap di Gaza antara Hamas dan Israel, yang ditengahi mediator regional dan internasional, mulai berlaku pada 10 Oktober.
Fase pertama mencakup pembebasan sandera Israel dengan imbalan tahanan Palestina dan penarikan sebagian pasukan Israel. Perjanjian ini juga mencakup pembangunan kembali Gaza dan pembentukan mekanisme pemerintahan baru tanpa Hamas.
Sejak Oktober 2023, perang genosida Israel telah menewaskan lebih dari 68.500 korban dan melukai lebih dari 170.300 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
(mas)
Lihat Juga :