Meski Sudah Mampu Memproduksi Jet Tempur Generasi ke-5, Mengapa Turki Masih Incar Eurofighter?

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 18:40 WIB
loading...
Meski Sudah Mampu Memproduksi...
Turki berencana membeli jet tempur Eurofighter. Foto/X/@BabakTaghvaee1
A A A
ISTANBUL - CEO Airbus Defence and Space, Michael Schoellhorn, mengatakan pembicaraan penjualan jet Eurofighter ke Turki hampir mencapai tahap akhir. Ia sangat optimis negosiasi akan segera berakhir dengan sukses.

Dalam wawancara eksklusif dengan Anadolu, Schoellhorn mengatakan keraguan Jerman sebelumnya tentang penjualan Eurofighter telah teratasi, dan pemerintahan koalisi baru yang dipimpin oleh Kanselir Friedrich Merz telah menegaskan bahwa mereka tidak akan memblokir penjualan tersebut.

“Yah, saya pikir dalam hal diskusi pengendalian ekspor Jerman, itu sudah berlalu,” kata Schoellhorn, merujuk pada debat politik dalam negeri Jerman selama bertahun-tahun. “Pemerintah Jerman telah menyatakan dengan sangat jelas: kami tidak akan memblokir, kami mendukung gagasan pengiriman Eurofighter ke Turki. Jadi, saya pikir, itu sudah selesai,” tegasnya.

Schoellhorn mengatakan perundingan tersebut mendekati tahap akhir, dengan BAE Systems -- mitra Inggris dalam konsorsium Eurofighter -- sekarang memimpin negosiasi dengan Ankara untuk penjualan 40 jet Eurofighter Typhoon.

“Sekarang ini adalah diskusi komersial dan teknis yang sedang berlangsung antara Eurofighter -- dalam hal ini dipimpin oleh BAE Systems, mitra kami dalam konsorsium Eurofighter -- dan pemerintah Turki,” ujar CEO tersebut, seraya menambahkan bahwa ia sangat optimistis perundingan dengan Ankara akan segera berakhir dengan sukses.

Meski Sudah Mampu Memproduksi Jet Tempur Generasi ke-5, Mengapa Turki Masih Incar Eurofighter?

1. Memiliki Kekuatan Militer Terbesar Kedua di NATO

Turki, yang memiliki kekuatan militer terbesar kedua NATO, berencana untuk mengakuisisi 40 jet Eurofighter Typhoon -- pesawat tempur multiperan yang diproduksi bersama oleh Inggris, Jerman, Italia, dan Spanyol.

Perundingan tersebut terhenti selama beberapa tahun terakhir karena pemerintahan koalisi Jerman sebelumnya yang dipimpin Partai Sosial Demokrat memiliki keraguan tentang penjualan tersebut, terutama karena penentangan dari mitra koalisinya, Partai Hijau.

Namun, ketika Kanselir Friedrich Merz membentuk pemerintahan baru pada bulan Mei, kebijakan tersebut berubah. Partai Konservatif yang dipimpinnya menekankan perlunya meningkatkan industri pertahanan Eropa dan memperkuat kemampuan NATO di tengah tantangan geopolitik baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Perang Membara, Pakistan...
Perang Membara, Pakistan Tembak Jatuh 5 Jet Tempur India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved