Dokter Perempuan Ini Bunuh Diri usai Diperkosa Polisi 4 Kali, Ungkap Sosok Tersangka di Telapak Tangan
Sabtu, 25 Oktober 2025 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, dia berada di bawah tekanan yang sangat berat, oleh karena itu, dia meminta agar masalah serius ini diselidiki dan tindakan yang tepat diambil terhadap petugas yang bersalah.
Sumber polisi mengatakan Badne diskors atas perintah Kepala Menteri Devendra Fadnavis.
Bunuh diri yang terjadi pada Kamis malam memicu pertikaian politik di negara bagian Maharashtra pada hari Jumat.
Pemimpin Partai Kongres setempat, Vijay Namdevrao Wadettiwar, mengecam pemerintahan koalisi Mahayuti yang berkuasa atas surat bunuh diri korban.
"Ketika pelindung menjadi predator! Tugas polisi adalah melindungi, tetapi jika mereka sendiri mengeksploitasi seorang dokter perempuan, bagaimana keadilan akan ditegakkan? Mengapa tidak ada tindakan yang diambil ketika gadis ini sebelumnya telah mengajukan pengaduan? Pemerintah Mahayuti berulang kali melindungi polisi, yang menyebabkan meningkatnya kekejaman polisi," ujarnya dalam sebuah unggahan di X.
"Hanya memerintahkan penyelidikan dalam kasus ini saja tidak cukup. Para petugas polisi ini harus dipecat dari pekerjaan mereka, jika tidak, mereka dapat menekan penyelidikan. Mengapa pengaduan sebelumnya tidak ditanggapi dengan serius? Mereka yang mengabaikannya dan mereka yang melindungi para petugas polisi ini harus ditindak. Selama tidak ada tindakan yang diambil terhadap polisi, kekejaman polisi tidak akan dapat dibendung," tambahnya.
Partai Bharatiya Janata (BJP), yang merupakan bagian dari koalisi partai berkuasa Mahayuti, menjamin penyelidikan menyeluruh atas bunuh diri dokter tersebut.
"Insiden ini sangat disayangkan, saya telah berbicara dengan Kepala Kepolisian Satara. Proses untuk mendaftarkan Laporan Informasi Pertama (FIR) sedang berlangsung. Salah satu tersangka berada di luar Satara dan sebuah tim telah dibentuk untuk menangkapnya. Tersangka akan segera ditangkap," kata Anggota Dewan Legislatif BJP dan Ketua Perempuan Negara Bagian Maharashtra, Chitra Wagh.
Sumber polisi mengatakan Badne diskors atas perintah Kepala Menteri Devendra Fadnavis.
Bunuh diri yang terjadi pada Kamis malam memicu pertikaian politik di negara bagian Maharashtra pada hari Jumat.
Pemimpin Partai Kongres setempat, Vijay Namdevrao Wadettiwar, mengecam pemerintahan koalisi Mahayuti yang berkuasa atas surat bunuh diri korban.
"Ketika pelindung menjadi predator! Tugas polisi adalah melindungi, tetapi jika mereka sendiri mengeksploitasi seorang dokter perempuan, bagaimana keadilan akan ditegakkan? Mengapa tidak ada tindakan yang diambil ketika gadis ini sebelumnya telah mengajukan pengaduan? Pemerintah Mahayuti berulang kali melindungi polisi, yang menyebabkan meningkatnya kekejaman polisi," ujarnya dalam sebuah unggahan di X.
"Hanya memerintahkan penyelidikan dalam kasus ini saja tidak cukup. Para petugas polisi ini harus dipecat dari pekerjaan mereka, jika tidak, mereka dapat menekan penyelidikan. Mengapa pengaduan sebelumnya tidak ditanggapi dengan serius? Mereka yang mengabaikannya dan mereka yang melindungi para petugas polisi ini harus ditindak. Selama tidak ada tindakan yang diambil terhadap polisi, kekejaman polisi tidak akan dapat dibendung," tambahnya.
Partai Bharatiya Janata (BJP), yang merupakan bagian dari koalisi partai berkuasa Mahayuti, menjamin penyelidikan menyeluruh atas bunuh diri dokter tersebut.
"Insiden ini sangat disayangkan, saya telah berbicara dengan Kepala Kepolisian Satara. Proses untuk mendaftarkan Laporan Informasi Pertama (FIR) sedang berlangsung. Salah satu tersangka berada di luar Satara dan sebuah tim telah dibentuk untuk menangkapnya. Tersangka akan segera ditangkap," kata Anggota Dewan Legislatif BJP dan Ketua Perempuan Negara Bagian Maharashtra, Chitra Wagh.
Lihat Juga :