Balas Pentagon, Militer China Sebut AS Perusak Perdamaian Dunia!

Senin, 14 September 2020 - 09:37 WIB
loading...
A A A
"Tentu saja, banyak faktor yang akan menentukan bagaimana jalan ini terungkap," bunyi laporan Pentagon. "Yang pasti adalah bahwa (Partai Komunis yang berkuasa) memiliki tujuan strategis yang sedang diupayakannya, yang—jika tercapai dan modernisasi militer yang menyertainya—meninggalkan masalah tidak terselesaikan, akan memiliki implikasi serius bagi kepentingan nasional AS dan keamanan tatanan berbasis aturan internasional," lanjut laporan Pentagon.

Laporan tersebut menemukan bahwa militer China telah melampaui ukuran militer AS, termasuk Angkatan Laut-nya yang memiliki sekitar 350 kapal dan kapal selam, dibandingkan dengan AS yang memiliki 293 kapal. PLA China yang beranggotakan 2 juta orang adalah militer terbesar di dunia.

Lebih lanjut laporan Pentagon mengatakan bahwa China telah membangun persenjataan yang cukup besar untuk rudal balistik dan jelajah darat serta memiliki salah satu kekuatan terbesar di dunia untuk sistem rudal jarak jauh surface-to-air yang canggih. (Baca juga: Senjata Nuklir China Disebut Bakal Dua Kali Lipat, Beijing Sentil Balik AS )

Tetapi Qian menganggap laporan Pentagon sebagai bualan. "AS harus merenungkan dirinya sendiri daripada mengeluarkan komentar palsu tentang pertahanan normal dan konstruksi militer China," katanya.

"Kami meminta AS untuk melihat pertahanan nasional dan konstruksi militer China secara objektif dan rasional, berhenti membuat pernyataan palsu dan laporan terkait, dan mengambil tindakan nyata untuk menjaga perkembangan yang sehat dari hubungan militer bilateral," imbuh dia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Bus Penuh Penumpang...
Bus Penuh Penumpang Ngebut Masuk Jurang, 40 Orang Tewas
Rekomendasi
Paraguay vs Prancis:...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Target Berikutnya La Albirroja?
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved