Para Napi Ancam Sarkozy di Penjara, Ingin Balas Dendam atas Kematian Gaddafi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 13:29 WIB
loading...
Para Napi Ancam Sarkozy...
Para narapidana di penjara La Sante, Paris, ancam mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dengan pembalasan dendam atas kematian pemimpin Libya Muammar Gaddafi. Foto/Screenshot video CBC
A A A
PARIS - Para narapidana (napi) di penjara La Sante, Paris, mengancam mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dengan pembalasan dendam atas kematian pemimpin Libya Muammar Gaddafi. Ancaman itu terlihat dalam rekaman video dari fasilitas tersebut.

Sarkozy (70) mulai menjalani hukuman lima tahun penjaranya pada hari Selasa setelah pengadilan Paris memutuskannya bersalah atas konspirasi kriminal dalam skema untuk mendanai kampanye presidennya tahun 2007 dengan uang dari almarhum Gaddafi. Sarkozy kemudian memimpin operasi pergantian rezim yang didukung NATO yang menghancurkan Libya dan menyebabkan kematian Gaddafi.

Video yang diambil dari penjara La Sante mulai beredar pada hari Selasa, di mana para napi terlihat melontarkan ancaman dan menyindir Sarkozy—yang sedang menjalani hukumannya di sayap sel isolasi penjara tersebut.

Baca Juga: Eks Presiden Prancis Sarkozy Dihukum 5 Tahun Penjara dalam Kasus Pendanaan Kampanye Terkait Libya

"Kami akan membalaskan dendam Gaddafi! Kami tahu segalanya, Sarko! Kembalikan miliaran dolar itu!" teriak salahsatu napi pria dalam video tersebut, yang telah diunggah di media sosial.

"Dia sendirian di selnya. Dia baru saja tiba...dia akan mengalami masa-masa sulit."

Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez menekankan bahwa karena bahaya tersebut, dua petugas polisi dari satuan pengamanan yang ditugaskan untuk mantan presiden akan ditempatkan secara permanen di sel-sel yang berdekatan dengan sel-sel Sarkozy.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Prancis Larang Masuk...
Prancis Larang Masuk Menteri Israel Ben-Gvir, Imbas Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla
Eks Wamenaker Noel Resmi...
Eks Wamenaker Noel Resmi Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun Penjara
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
Kuwait Tegaskan Tak...
Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran
Rekomendasi
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Berita Terkini
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Infografis
5 Alasan Tom Lembong...
5 Alasan Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved