AS Ogah Bantu Ukraina Tembakkan Rudal Canggih Tomahawk ke Rusia

Kamis, 23 Oktober 2025 - 08:59 WIB
loading...
AS Ogah Bantu Ukraina...
Amerika Serikat tegaskan tak akan membantu Ukraina menembakkan rudal canggih Tomahawk ke Rusia. Foto/APDR
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Washington tidak akan membantu Ukraina menembakkan rudal canggih jarak jauh Tomahawk ke Rusia. Menurutnya, pelatihan pasukan Kyiv untuk mengoperasikan senjata tersebut akan memakan waktu berbulan-bulan.

Berbicara dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Gedung Putih pada hari Rabu, Trump tidak mengatakan apakah AS pada akhirnya akan menyediakan rudal tersebut ke Kyiv. Namun, dia menekankan senjata yang memiliki jangkauan maksimum sekitar 2.500 km tersebut membutuhkan pelatihan yang panjang dan intensif untuk bisa mengoperasikannya.

“Masalah dengan Tomahawk...dibutuhkan minimal enam bulan, biasanya setahun, untuk mempelajari cara menggunakannya. Rudal itu sangat rumit,” kata Trump.

Baca Juga: Apa Itu Rudal Tomahawk AS dan Mengapa Ukraina Sangat Menginginkannya?

"Jadi satu-satunya cara Tomahawk akan ditembakkan adalah jika kita menembaknya, dan kita tidak akan melakukannya," lanjut Trump, seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (23/10/2025).

"Kita tahu cara menggunakannya, dan kita tidak akan mengajari orang lain," imbuh Trump.

Pemimpin Amerika itu sebelumnya memperingatkan bahwa membiarkan Ukraina melakukan serangan jauh ke Rusia dengan rudal jarak jauh dapat menyebabkan eskalasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Banjir Hancurkan Peternakan,...
Banjir Hancurkan Peternakan, Lepaskan Hampir 900 Ular Termasuk Kobra ke Permukiman
Trump: Serangan ke Iran...
Trump: Serangan ke Iran Akan Berakhir sampai Saya Bilang "Cukup"
Rekomendasi
Prancis Terhenti di...
Prancis Terhenti di Semifinal, Macron: Terima Kasih Les Bleus
Kuasa Hukum Tegaskan...
Kuasa Hukum Tegaskan Sarwendah Tak Pernah Laporkan Betrand Peto ke Polres Jaksel
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Berita Terkini
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved