5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Monalisa hingga Van Gogh
Sabtu, 25 Oktober 2025 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
Lebih dari satu dekade kemudian, pada tahun 2016, lukisan-lukisan itu muncul kembali ketika "Guardia di Finanza, pasukan khusus polisi Italia, menemukannya di Napoli dalam penyelidikan besar-besaran terhadap kejahatan terorganisir," menurut situs web museum. Pencurian Permata di Museum Sejarah Alam Amerika
Pada tahun 1964, dua pria menyelinap ke Museum Sejarah Alam Amerika di New York City, masuk melalui tangga darurat yang mengarah ke jendela yang terbuka, dan melakukan pencurian permata yang sangat besar. Mereka mencuri beberapa permata senilai hampir setengah juta dolar pada saat itu, termasuk Star of India, sebuah safir 563,35 karat.
Kedua pria tersebut dan kaki tangan mereka, yang bertugas sebagai pengintai selama pencurian, kemudian ditangkap, dan pencuri utama, Jack Roland Murphy, kemudian dijuluki "Murph the Surf" (Murph si Selancar). (Insiden ini kemudian menginspirasi film "Murph the Surf" tahun 1975.)
Beberapa permata akhirnya ditemukan kembali setelah para pencuri bernegosiasi dengan jaksa penuntut untuk mengambilnya kembali, meskipun beberapa lainnya tidak pernah ditemukan.
Setelah Enger tertangkap pada tahun yang sama, lukisan itu dikembalikan ke museum dengan sedikit kerusakan. Enger dijatuhi hukuman enam tahun tiga bulan penjara atas pencurian tersebut.
Enger, yang kemudian menekuni seni saat di penjara, meninggal dunia pada tahun 2024.
Pencurian tersebut menggemparkan Paris selama dua tahun hingga seorang pedagang seni Italia memberi tahu pihak berwenang bahwa Peruggia telah mencoba menjual karya seni terkenal itu kepadanya, yang mengakibatkan karya tersebut ditemukan kembali dan Peruggia ditangkap.
Pada tahun 1964, dua pria menyelinap ke Museum Sejarah Alam Amerika di New York City, masuk melalui tangga darurat yang mengarah ke jendela yang terbuka, dan melakukan pencurian permata yang sangat besar. Mereka mencuri beberapa permata senilai hampir setengah juta dolar pada saat itu, termasuk Star of India, sebuah safir 563,35 karat.
Kedua pria tersebut dan kaki tangan mereka, yang bertugas sebagai pengintai selama pencurian, kemudian ditangkap, dan pencuri utama, Jack Roland Murphy, kemudian dijuluki "Murph the Surf" (Murph si Selancar). (Insiden ini kemudian menginspirasi film "Murph the Surf" tahun 1975.)
Beberapa permata akhirnya ditemukan kembali setelah para pencuri bernegosiasi dengan jaksa penuntut untuk mengambilnya kembali, meskipun beberapa lainnya tidak pernah ditemukan.
4. Lukisan 'The Scream' Dicuri di Oslo
Pada 12 Februari 1994, lukisan "The Scream" karya mendiang Edvard Munch yang terkenal di dunia dicuri dari Galeri Nasional, Oslo, Norwegia. Pål Enger, seorang pencuri seni yang kini terkenal, dan seorang kaki tangannya, terkenal mencuri lukisan tersebut saat seluruh negeri sedang terpaku pada upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Lillehammer.Setelah Enger tertangkap pada tahun yang sama, lukisan itu dikembalikan ke museum dengan sedikit kerusakan. Enger dijatuhi hukuman enam tahun tiga bulan penjara atas pencurian tersebut.
Enger, yang kemudian menekuni seni saat di penjara, meninggal dunia pada tahun 2024.
5. Pencurian Mona Lisa oleh Vincenzo Peruggia Tahun 1911
Mungkin pencurian museum paling terkenal sepanjang masa dilakukan oleh Vincenzo Peruggia, mantan karyawan Louvre yang mencuri Mona Lisa dari Louvre pada tahun 1911 dengan bersembunyi di museum dan keluar dengan lukisan di balik pakaiannya.Pencurian tersebut menggemparkan Paris selama dua tahun hingga seorang pedagang seni Italia memberi tahu pihak berwenang bahwa Peruggia telah mencoba menjual karya seni terkenal itu kepadanya, yang mengakibatkan karya tersebut ditemukan kembali dan Peruggia ditangkap.
(ahm)
Lihat Juga :