Wilayah Timur Gaza Dikosongkan saat Militer Israel Terapkan Garis Kuning

Selasa, 21 Oktober 2025 - 21:30 WIB
loading...
Wilayah Timur Gaza Dikosongkan...
Warga kembali ke wilayah mereka yang hancur di Jalur Gaza. Foto/anadolu
A A A
JALUR GAZA - Ribuan keluarga terpaksa meninggalkan rumah mereka dari seluruh wilayah timur Jalur Gaza. Wilayah-wilayah ini kini kosong karena telah dikosongkan oleh militer Israel.

Garis demarkasi ini, atau "garis kuning" sebagaimana dijelaskan oleh militer Israel, semakin nyata di lapangan.

Garis ini mencegah keluarga-keluarga kembali ke rumah mereka. Akibatnya, orang-orang berdesakan di bagian tengah kota, menuju sisi barat dekat Rumah Sakit al-Shifa dan wilayah lain di Jalur Gaza.

Hal ini menyebabkan kepadatan penduduk yang parah dan memberikan tekanan tambahan pada layanan publik yang tersisa, termasuk fasilitas kesehatan.

"Garis kuning" mengacu pada demarkasi yang digambar pada peta gencatan senjata yang dibagikan oleh Presiden AS Donald Trump yang menunjukkan zona penarikan awal Israel yang ditandai dengan warna kuning.

Berdasarkan peta tersebut, wilayah di dalam garis kuning mewakili sekitar 155 km persegi (60 mil persegi), menyisakan sekitar 58% wilayah Gaza di bawah kendali Israel.

Rambu-rambu sedang dipasang untuk menandai garis kuning, karena banyak warga Palestina tidak memiliki akses internet dan tidak mengetahui di mana pasukan Israel berada.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Prancis Juara Grup I,...
Prancis Juara Grup I, Senegal Pesta Gol ke Gawang Irak
Klasemen Peringkat Ketiga...
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik di Piala Dunia 2026: Senegal Jaga Asa
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved