Kata Trump, Ukraina Tak Akan Pernah Menang Perang Melawan Rusia
Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:52 WIB
loading...
A
A
A
Presiden AS tersebut mengubah nada bicaranya beberapa minggu lalu, mengisyaratkan pada pertemuan PBB di New York bahwa Ukraina dapat merebut kembali seluruh wilayahnya—sebuah sikap yang belum pernah dia ambil sebelumnya.
Presiden Ukraina Voloydmyr Zelensky mengatakan kepada Sky News saat itu bahwa komentar tersebut merupakan "perubahan besar" bagi sang pemimpin AS.
Trump memperketat pembicaraannya tentang Rusia setelah pertemuan puncaknya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska tidak menghasilkan terobosan perdamaian.
Namun, pekan lalu, Trump dan Putin berbicara melalui telepon untuk pertama kalinya sejak pertemuan itu—yang menyebabkan presiden AS mengurangi pembicaraannya tentang pemberian rudal Tomahawk kepada Ukraina.
Dia juga dilaporkan meneriaki Zelensky di balik layar di Gedung Putih pada hari Jumat, sambil menyarankan agar Ukraina menerima tuntutan Putin atas wilayah untuk mengakhiri perang.
Dalam komentar publik beberapa minggu menjelang pertemuannya dengan Zelensky, Trump tampak menyambut baik kemungkinan pengiriman rudal Tomahawk, yang akan memungkinkan pasukan Ukraina untuk menyerang lebih dalam ke wilayah Rusia.
Presiden Ukraina Voloydmyr Zelensky mengatakan kepada Sky News saat itu bahwa komentar tersebut merupakan "perubahan besar" bagi sang pemimpin AS.
Trump memperketat pembicaraannya tentang Rusia setelah pertemuan puncaknya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska tidak menghasilkan terobosan perdamaian.
Namun, pekan lalu, Trump dan Putin berbicara melalui telepon untuk pertama kalinya sejak pertemuan itu—yang menyebabkan presiden AS mengurangi pembicaraannya tentang pemberian rudal Tomahawk kepada Ukraina.
Dia juga dilaporkan meneriaki Zelensky di balik layar di Gedung Putih pada hari Jumat, sambil menyarankan agar Ukraina menerima tuntutan Putin atas wilayah untuk mengakhiri perang.
Dalam komentar publik beberapa minggu menjelang pertemuannya dengan Zelensky, Trump tampak menyambut baik kemungkinan pengiriman rudal Tomahawk, yang akan memungkinkan pasukan Ukraina untuk menyerang lebih dalam ke wilayah Rusia.
Lihat Juga :