AS Shutdown, 1.400 Pekerja Nuklir Dirumahkan

Selasa, 21 Oktober 2025 - 12:04 WIB
loading...
A A A
"Jadi kami berharap Partai Demokrat tidak terlalu gila dan kami akan segera mendapatkan suara. Dan saya dengar mereka juga mulai merasakan hal yang sama," kata Trump di Gedung Putih.

Kevin Hassett, direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, mengatakan kepada CNBC bahwa dia memperkirakan penutupan akan berakhir "minggu ini"—tetapi dia memperingatkan Partai Demokrat tentang tindakan yang lebih kuat untuk membawa mereka ke meja perundingan jika hal ini berlarut-larut.

Syarat utama Partai Demokrat untuk mendukung resolusi pendanaan yang disahkan DPR yang akan membuka kembali pemerintahan hingga akhir November adalah perpanjangan subsidi perawatan kesehatan yang akan berakhir masa berlakunya bagi 24 juta warga Amerika.

Senat Republik telah menawarkan pemungutan suara untuk perpanjangan subsidi, tetapi banyak anggota Demokrat bersikeras bahwa kesepakatan apa pun di majelis tinggi tidak akan berarti tanpa persetujuan Trump dan Ketua DPR Mike Johnson.

Pemungutan suara Senat pada Senin malam untuk resolusi yang disahkan DPR untuk membuka kembali pemerintahan gagal, untuk ke-11 kalinya.

Johnson telah berjanji untuk tetap menutup DPR hingga penutupan berakhir, dan DPR tidak bersidang sejak 19 September.

"Setiap hari pemerintah ditutup, itu membahayakan rakyat Amerika," kata Johnson kepada wartawan pada hari Senin ketika ditanya tentang cuti paksa ribuan pekerja NNSA.

Dia memperingatkan bahwa tertinggal dari musuh AS dalam perlombaan senjata nuklir akan menjadi ancaman sangat serius bagi status negara Amerika sebagai "negara adidaya besar terakhir."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Presiden Iran Dikabarkan...
Presiden Iran Dikabarkan Mundur karena Konflik dengan IRGC, Begini Faktanya!
Trump: Saya Terganggu...
Trump: Saya Terganggu dengan Netanyahu!
Rekomendasi
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Berita Terkini
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved