AS Shutdown, 1.400 Pekerja Nuklir Dirumahkan

Selasa, 21 Oktober 2025 - 12:04 WIB
loading...
A A A
Trump telah menegaskan bahwa dia yakin Partai Republik memenangkan "perang pesan" dan sejauh ini belum merasa perlu untuk campur tangan.

Namun, para ahli strategi Partai Demokrat yakin bahwa mereka dapat menyalahkan Partai Republik atas melonjaknya premi dan hilangnya cakupan layanan kesehatan yang akan menimpa jutaan warga Amerika pada tahun 2026 jika tidak ada tindakan yang diambil.

"Di Georgia, Virginia, dan Maryland, orang-orang sekarang mengetahui bahwa premi asuransi kesehatan mereka akan segera naik, dalam beberapa kasus lebih dari USD2.000 per bulan, dengan total USD24.000 per tahun," kata Pemimpin Minoritas DPR Hakeem Jeffries kepada para wartawan.

"Tidak ada yang mampu menanggung kenaikan seperti itu."

Pegawai federal—yang umumnya dibayar setiap dua minggu—diperkirakan akan melewatkan seluruh jumlah tersebut untuk pertama kalinya pada hari Kamis, dan gaji pasukan merupakan isu lain yang mendesak para legislator untuk mencapai kesepakatan.

Senat dijadwalkan untuk mempertimbangkan undang-undang pada pertengahan minggu yang akan memungkinkan anggota militer dan pegawai federal lainnya menerima gaji, meskipun belum jelas apakah upaya tersebut mendapat dukungan yang cukup dari Partai Demokrat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Trump Akan Serahkan...
Trump Akan Serahkan Trofi Pemenang Piala Dunia 2026
Laporan: Mossad Coba...
Laporan: Mossad Coba Rekrut Eks Presiden Ahmadinejad dalam Operasi Pergantian Rezim Iran
Perdana! Selandia Baru...
Perdana! Selandia Baru Konfirmasi Kasus Pertama Flu Burung H5N1
Rekomendasi
Usai Diduga Singgung...
Usai Diduga Singgung Syifa Hadju, Anjasmara Minta Maaf: Bukan Orang yang Kalian Kira
Gara-gara Konten Satir...
Gara-gara Konten Satir Jampidsus, Mega Salsabillah Didatangi Polisi Jam 3 Pagi
KPK Tak Bisa Ambil Alih...
KPK Tak Bisa Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah seperti Pungut Barang di Jalan
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved