Trump Sebut Presiden Kolombia sebagai Pemimpin Narkoba, Ini Alasan Utamanya

Senin, 20 Oktober 2025 - 17:25 WIB
loading...
Trump Sebut Presiden...
Gustavo Petro disebut Donald Trump sebagai pemimpin narkoba. Foto/X/@eleccionescolom
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut pemimpin Kolombia, Gustavo Petro, sebagai "pemimpin narkoba ilegal". Dia mengumumkan bahwa AS akan memangkas dana untuk negara Amerika Selatan tersebut.

Presiden Petro "sangat mendorong produksi narkoba besar-besaran" di seluruh Kolombia, klaim Trump dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya pada hari Minggu, di mana ia berulang kali mengejanya sebagai "Columbia".

Ia menyebut Petro sebagai pemimpin yang "berperingkat rendah dan sangat tidak populer", memperingatkan bahwa ia "lebih baik menutup" operasi narkoba atau AS "akan menutupnya untuknya, dan itu tidak akan dilakukan dengan baik".

"Tujuan dari produksi narkoba ini adalah penjualan produk dalam jumlah besar ke Amerika Serikat, yang menyebabkan kematian, kehancuran, dan malapetaka," tambah Trump, mengatakan bahwa pembayaran dan subsidi AS ke Kolombia adalah penipuan.

"MULAI HARI INI, PEMBAYARAN INI, ATAU BENTUK PEMBAYARAN LAINNYA, ATAU SUBSIDI, TIDAK AKAN LAGI DILAKUKAN," tulisnya dengan huruf kapital. Tidak jelas pembayaran apa yang dimaksud Trump.

Beberapa saat kemudian, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, menulis di X, mengatakan Pentagon telah menyerang dan menghancurkan sebuah kapal yang terkait dengan kelompok Kolombia "di wilayah tanggung jawab USSOUTHCOM", yang mencakup Karibia, pada hari Jumat.

Hegseth mengatakan tiga orang tewas dalam serangan itu, mengklaim bahwa kapal tersebut berafiliasi dengan kelompok pemberontak sayap kiri Tentara Pembebasan Nasional dan terlibat dalam penyelundupan narkotika ilegal, tanpa memberikan bukti untuk mendukung klaim tersebut.

Beberapa jam setelah komentar Trump, Petro menanggapi dengan marah dalam serangkaian unggahan di X.

Baca Juga: Langgar Gencatan Senjata, Israel Bunuh 97 Warga Palestina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak Tak Ingin Iran Bangkit dari Puing-Puing Kehancuran
Rekomendasi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Berita Terkini
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved