3 Alasan Uni Eropa Siapkan Perisai Luar Angkasa untuk Melawan Rusia

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 20:40 WIB
loading...
3 Alasan Uni Eropa Siapkan...
Uni Eropa akan bangun perisai luar angksa untuk melawan Rusia. Foto/X/@LinkN01
A A A
LONDON - Draf Peta Jalan Kesiapan Pertahanan yang diluncurkan menggambarkan proyek tersebut sebagai respons Uni Eropa terhadap “lanskap ancaman yang terus berkembang” dari “ Rusia yang termiliterisasi” dan “negara-negara otoriter” lainnya. Itu dilakukan seiring AS mengalihkan fokusnya dari Eropa.

Rusia telah menepis klaim bahwa mereka menimbulkan ancaman sebagai “omong kosong”, menuduh Barat mengobarkan Russophobia untuk membenarkan peningkatan anggaran militer dan mengalihkan perhatian dari masalah domestik.

3 Alasan Uni Eropa Siapkan Perisai Luar Angkasa untuk Melawan Rusia

1. Mengintegrasikan Sistem Navigasi dan Komunikasi Satelit Uni Eropa

Menurut makalah tersebut, perisai luar angkasa tersebut akan diintegrasikan dengan sistem navigasi dan komunikasi satelit Uni Eropa. Inisiatif ini akan berfokus pada kewaspadaan domain ruang angkasa, anti-jamming dan spoofing, serta operasi di ruang angkasa seperti pengisian bahan bakar, di mana "Eropa memiliki kekurangan dan ketergantungan yang jelas."

Brussels belum mengungkapkan anggaran untuk inisiatif ini atau mencantumkan negara anggota dan mitra industri yang terlibat.

Baca Juga: Apa Itu Terowongan Putin - Trump yang Mengubungkan Rusia dan AS?

2. Rusia Mengganggu Satelit Uni Eropa

Rencana ini menyusul tuduhan dari Inggris, Jerman, dan Prancis bahwa Rusia telah menguntit atau mencoba mengganggu satelit militer mereka. Moskow belum berkomentar, tetapi secara konsisten menentang persenjataan ruang angkasa, menekankan bahwa operasinya mematuhi hukum internasional.

Peta jalan ini dibangun berdasarkan paket ReArm Europe, yang bertujuan untuk memobilisasi hingga €800 miliar (USD933 miliar) untuk memperluas militer Uni Eropa dengan dalih melawan dugaan 'ancaman Rusia'.

3. Menciptakan Pertahanan Rudal di Eropa

Bersamaan dengan perisai antariksa, dokumen tersebut menguraikan rencana untuk memperkuat perbatasan timur blok tersebut, menciptakan sistem pertahanan rudal di seluruh blok, dan membangun 'tembok drone', yang dipicu oleh penampakan di beberapa negara anggota yang tanpa dasar disalahkan pada Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Festival Kali Pasir...
Festival Kali Pasir 2026 Sukses Sedot Animo Ribuan Pengunjung
72,8% Wilayah Indonesia...
72,8% Wilayah Indonesia Kemarau, BMKG: Jateng Terkering, 80 Hari Tak Diguyur Hujan
Lewat Turnamen Catur,...
Lewat Turnamen Catur, Perindo Rangkul Potensi dan Minat Warga di Kabupaten Tegal
Berita Terkini
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved