AS Tak Akan Kirim Rudal Tomahawk ke Ukraina, Trump Minta Perang Segara Dihentikan

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 17:30 WIB
loading...
AS Tak Akan Kirim Rudal...
AS tak akan kirim rudal Tomahawk ke Ukraina. Foto/X/@NSTRIKE1231
A A A
WASHINGTON - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky gagal mendapatkan rudal Tomahawk untuk menyerang Rusia dari pertemuannya dengan Donald Trump pada hari Jumat. Presiden AS tersebut kemudian meminta kedua belah pihak untuk menghentikan pertempuran dan menerima garis pertempuran saat ini.

Zelensky telah melakukan perjalanan ke Washington dengan harapan untuk menerima rudal jelajah jarak jauh, yang ia yakini dapat memberikan pukulan telak bagi ekonomi perang Kremlin dengan memungkinkan serangan terarah terhadap fasilitas minyak dan energi jauh di dalam Rusia.

Namun, dalam pidato pembukaan di jamuan makan siang kerja di Gedung Putih, Trump menyatakan harapannya untuk menyelesaikan perang "tanpa memikirkan Tomahawk," dan menambahkan bahwa senjata itu adalah senjata yang "dibutuhkan" Amerika.

Dan Zelensky tampaknya pulang dengan tangan kosong, menyebut pertemuan itu "produktif" tetapi menolak berkomentar lebih lanjut tentang Tomahawk karena AS "tidak menginginkan eskalasi."

Beberapa jam kemudian, Trump secara terbuka menyerukan agar Kyiv dan Moskow "segera menghentikan perang."

"Anda mengikuti garis pertempuran, di mana pun itu. Jika tidak, itu terlalu rumit. Anda tidak akan pernah bisa memahaminya. Anda berhenti di garis pertempuran," kata Trump kepada wartawan saat mendarat di West Palm Beach, Florida.

"Dan kedua belah pihak harus pulang, menemui keluarga masing-masing, dan menghentikan pembunuhan. Dan itu saja," tambahnya, seraya menambahkan bahwa ia telah menyampaikan hal tersebut kepada Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Pertemuan itu terjadi sehari setelah Trump berbicara melalui telepon dengan Putin dan sepakat untuk segera bertemu dengannya di Hongaria.

Dalam panggilan telepon tersebut, Putin disebut-sebut menekankan bahwa rudal Tomahawk – yang memiliki jangkauan untuk menargetkan kota-kota besar Rusia seperti Moskow dan St. Petersburg – tidak akan berdampak signifikan di medan perang. Namun, rudal tersebut akan merusak hubungan AS-Rusia, ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Kebakaran Hebat di Bar...
Kebakaran Hebat di Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang!
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Membunuhnya Sejak Lama: Saya Jadi Target
Rekomendasi
Inggris vs Argentina:...
Inggris vs Argentina: Rival Lama Berebut Final
Digelar Hari Ini, Ruben...
Digelar Hari Ini, Ruben Onsu Siap Hadapi Sarwendah di Sidang Perdana Gugatan Hak Asuh Anak
Prancis Terhenti di...
Prancis Terhenti di Semifinal, Macron: Terima Kasih Les Bleus
Berita Terkini
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved