Pakistan Luncurkan Serangan Udara ke Afghanistan, Taliban Janji Balas Dendam

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 15:29 WIB
loading...
A A A
Taliban kemudian melancarkan serangan di sepanjang sebagian perbatasan selatannya dengan Pakistan, yang mendorong Islamabad untuk mengatakan akan melancarkan respons yang kuat.

Ketika gencatan senjata dimulai pukul 13:00 GMT pada hari Rabu, Islamabad mengatakan gencatan senjata akan berlangsung selama 48 jam, tetapi Kabul mengatakan gencatan senjata akan tetap berlaku sampai Pakistan melanggarnya.

Sebelum serangan terbaru, Misi Bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Afghanistan mengatakan 37 orang tewas dan 425 orang terluka di sisi perbatasan Afghanistan, menyerukan kedua belah pihak untuk mengakhiri permusuhan secara permanen.

Di Spin Boldak, lokasi pertempuran sengit, ratusan orang menghadiri pemakaman pada hari Kamis, termasuk pemakaman anak-anak yang jenazahnya dibungkus kain kafan putih.

“Orang-orang memiliki perasaan campur aduk,” kata Nematullah, 42, kepada AFP. “Mereka khawatir pertempuran akan berlanjut, tetapi mereka tetap meninggalkan rumah dan melanjutkan kegiatan mereka.”

Namun sebelumnya pada hari Jumat, warga menggambarkan suasana normal.

“Semuanya baik-baik saja, semuanya terbuka,” kata Nani, 35, kepada AFP.

"Saya tidak takut, tapi setiap orang punya pandangan berbeda. Ada yang bilang mereka akan mengirim anak-anak mereka ke tempat lain karena situasinya tidak baik, tapi saya rasa tidak akan terjadi apa-apa," kata Nani, yang tidak menyebutkan nama belakangnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo, Refly: Untung Masih Sempat Salat Subuh, tapi Belum Mandi
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
Berita Terkini
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved