Hamas Desak Mediator Dorong Penerapan Kesepakatan Gencatan Senjata

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 00:01 WIB
loading...
Hamas Desak Mediator...
Warga Palestina kembali ke rumah mereka di permukiman Sheikh Radwan yang dilanda perang setelah tentara Israel menarik diri dari Kota Gaza setelah perjanjian gencatan senjata di Kota Gaza, Gaza, pada 16 Oktober 2025. Foto/Mahmoud Abu Hamda/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Kelompok pejuang Palestina Hamas menyatakan "penghargaan yang mendalam atas upaya tulus" yang dilakukan Mesir, Qatar, dan Turki selama dua tahun terakhir untuk mencapai kesepakatan guna menghentikan perang Israel di Gaza. Hamas mendesak para mediator agar mendorong penerapan kesepakatan gencatan senjata oleh Israel yang sudah sering melakukan pelanggaran.

"Upaya ini mencakup penyelenggaraan pertemuan, upaya mendekatkan sudut pandang, menjembatani kesenjangan antar posisi, dan kegigihan mereka dalam mengatasi hambatan, yang pada akhirnya berujung pada berakhirnya perang yang tak terkendali di Gaza," ungkap pernyataan Hamas di Telegram.

Kelompok tersebut meminta negara-negara penengah, Mesir, Qatar, dan Turki, untuk menindaklanjuti implementasi ketentuan-ketentuan yang tersisa dalam perjanjian tersebut.

Oleh karena itu, Hamas menyerukan masuknya bantuan ke Gaza dalam jumlah yang dibutuhkan, pembukaan perlintasan Rafah di kedua arah, dan dimulainya rekonstruksi wilayah tersebut.

Sementara itu, kelompok sayap kanan Israel, Tsav 9, menghalangi truk-truk yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza di perlintasan Karem Abu Salem (Kerem Shalom).

Kelompok tersebut, dalam unggahan di X, mengatakan para anggotanya "saat ini menghalangi jalannya truk bantuan" di beberapa titik menuju penyeberangan, yang dikuasai Israel.

Kelompok tersebut mengklaim, "Hamas melanggar perjanjian dan menolak untuk memulangkan para sandera, sehingga bantuan yang memungkinkan mereka untuk membangun kembali harus dihentikan," dan menambahkan, "Tidak ada truk bantuan yang akan lewat sampai korban tewas terakhir dikembalikan."

Kelompok ekstremis Israel tersebut mengunggah video yang menunjukkan para anggotanya menghalangi satu truk bantuan untuk lewat.

Tsav 9 berulang kali mengganggu pengiriman bantuan ke Gaza selama genosida Israel dengan memblokir jalan menuju penyeberangan, menggelar protes, dan dalam beberapa kasus, menjarah atau merusak pengiriman bantuan, menurut The Times of Israel.

Hamas telah membebaskan 20 tawanan Israel yang masih hidup dan menyerahkan jenazah 10 tawanan lainnya dengan imbalan hampir 2.000 tahanan Palestina berdasarkan perjanjian gencatan senjata.

Kelompok Palestina tersebut mengatakan sedang berupaya menemukan jenazah tawanan Israel yang tersisa.

Baca juga: Tentara Israel Ungkap Hamas Memberinya Taurat dan Alat Ibadah selama Penahanannya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Berita Terkini
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved