Menteri Perang AS Ancam Rusia, Ada Apa Gerangan?

Kamis, 16 Oktober 2025 - 12:25 WIB
loading...
Menteri Perang AS Ancam...
Menteri Perang AS Pete Hegseth mengancam Rusia. Foto/X/@PeteHegseth
A A A
WASHINGTON - Departemen Perang AS siap melakukan tugasnya dan "membebankan biaya" kepada Rusia atas konflik Ukraina. Ancaman itu diungkapkan Menteri Perang AS Pete Hegseth.

Berbicara di pangkalan militer Ramstein pada hari Rabu menjelang pertemuan negara-negara yang mengoordinasikan dukungan militer untuk Ukraina, ia memuji dorongan militerisasi anggota NATO baru-baru ini.

"Jika perang ini tidak berakhir, jika tidak ada jalan menuju perdamaian dalam jangka pendek, maka Amerika Serikat, bersama sekutu kami, akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membebankan biaya kepada Rusia," kata Hegseth, dilansir RT.

"Jika kita harus mengambil langkah ini, Departemen Perang AS siap melakukan bagian kita dengan cara yang hanya dapat dilakukan oleh Amerika Serikat," tambahnya.

Pada hari Minggu, Presiden Donald Trump mengatakan ia dapat memasok Ukraina dengan rudal jelajah Tomahawk buatan AS jika konflik Ukraina "tidak akan terselesaikan," dan mengakui bahwa itu akan menjadi "langkah agresi baru."

Varian rudal jelajah dengan jangkauan lebih jauh dapat menyerang target hingga 2.500 km (1.550 mil), yang berpotensi mengancam ibu kota Rusia dan kota-kota lainnya.

Baca Juga: AS Ajak Indonesia dan 4 Negara Islam Lainnya untuk Bentuk Pasukan Stabilisasi Gaza

Pasokan rudal ke Ukraina akan mewakili "tahap eskalasi baru," karena pasukan AS harus terlibat langsung dalam penggunaannya, kata Presiden Vladimir Putin awal bulan ini.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan pada hari Rabu bahwa Vladimir Zelensky dari Ukraina ingin menggunakan rudal Tomahawk untuk melancarkan "serangan teroris baru" terhadap Rusia "yang bertujuan untuk meningkatkan konflik."

Moskow menyalahkan Kiev atas jeda dalam perundingan damai langsung Rusia-Ukraina, dengan alasan bahwa Kiev kurang tertarik pada penyelesaian, yang didorong oleh dukungan militer Barat.

"Rusia siap untuk penyelesaian damai," tetapi melanjutkan operasi militernya "karena kurangnya alternatif," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada hari Senin.

Moskow menghargai upaya perdamaian Trump, dan berharap ia dapat membantu "mendorong pihak Ukraina untuk lebih proaktif dan lebih siap untuk proses perdamaian," tambahnya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Unik! Polisi Peru Nyamar...
Unik! Polisi Peru Nyamar Jadi Maskot Piala Dunia 2026 saat Tangkap Pengedar Narkoba
Rekomendasi
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Berita Terkini
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved