AS Ajak Indonesia dan 4 Negara Islam Lainnya untuk Bentuk Pasukan Stabilisasi Gaza

Kamis, 16 Oktober 2025 - 07:24 WIB
loading...
AS Ajak Indonesia dan...
AS ajak Indonesia dan empat negara Islam lainnya bentuk pasukan stabilisasi Gaza. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat akan mengajak Indonesia dan empat negara Islam lainnya untuk mendiskusikan dan membentuk Pasukan Stabilisasi Gaza. Reuters melaporkan perencanaan sedang dilakukan untuk menempatkan pasukan stabilisasi internasional di Gaza.

"Saat ini, yang ingin kami capai hanyalah stabilisasi dasar situasi. Pasukan stabilisasi internasional sedang mulai dibangun," kata seorang "penasihat senior AS" yang tidak disebutkan namanya.

Di antara negara-negara yang diminta AS untuk berkontribusi pada pasukan tersebut adalah Indonesia, Uni Emirat Arab, Mesir, Qatar, dan Azerbaijan, kata pejabat lain yang tidak disebutkan namanya.

"Yang telah kami sampaikan dengan sangat jelas adalah bahwa bantuan akan masuk, tetapi tidak ada dana pembangunan kembali yang akan masuk ke wilayah yang dikuasai Hamas," kata penasihat tersebut. "Kami sedang mempertimbangkan untuk mulai membangun kembali di wilayah yang saat ini merupakan zona bebas Hamas dan bebas teror."

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump telah ditanya apakah ia melihat alasan bagi militer AS untuk terlibat di Jalur Gaza. "Tidak, saya tidak melihatnya – tidak. Saya pikir kami akan menanganinya dengan sangat baik," jawab Trump dalam konferensi persnya di Washington, DC.

BacaJuga: Putri Trump Pindah Agama ke Yahudi, Presiden AS: Ivanka Mencintai Israel

Tanpa menjelaskan secara spesifik, Trump menambahkan banyak negara telah menyetujui rencana gencatan senjata Gaza-nya, termasuk "kekuatan militer yang sangat kuat".

Seperti yang telah kami laporkan, pemerintahan Trump telah mengumumkan rencana untuk mengirim 200 tentara ke Israel guna memantau perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas, tetapi para pejabat mengatakan tidak satu pun dari tentara ini yang akan memasuki Gaza.

Rencana 20 poin Trump untuk wilayah kantong tersebut mencakup proposal untuk mengerahkan pasukan stabilisasi internasional di wilayah tersebut. Namun, komposisi pasukan penjaga perdamaian tersebut dan misi pastinya masih menjadi pertanyaan terbuka.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot sebelumnya mengatakan bahwa Prancis dan Inggris berencana untuk mengajukan resolusi Dewan Keamanan PBB yang meminta mandat PBB untuk pasukan “yang akan dapat beroperasi di Gaza segera”.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Balas Dendam, Iran Hujani...
Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Tiara Andini dan Alshad...
Tiara Andini dan Alshad Ahmad Sama-sama di Los Angeles, Warganet Ramai Berspekulasi
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Berita Terkini
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved