Profil Ivanka Trump, Perempuan Yahudi Terkuat di AS yang Sangat Mencintai Israel
Kamis, 16 Oktober 2025 - 10:35 WIB
loading...
A
A
A
Dalam buku barunya, "Women Who Work," ia menulis tentang bagaimana ia dan keluarganya menjalankan Shabbat dari matahari terbenam Jumat hingga Sabtu malam. "Selama masa ini, kita benar-benar terputus dari dunia -- tidak ada email, tidak ada TV, tidak ada panggilan telepon, tidak ada internet. Kami menikmati waktu bersama tanpa gangguan dan itu luar biasa. Selain menjadi bagian sakral dari agama kita, kita hidup di dunia yang serba cepat sehingga sangat penting untuk melepaskan diri dari segala hal dan mendedikasikan waktu itu untuk satu sama lain," tulisnya.
Pada hari-hari itu, katanya, keluarganya membaca, menikmati "makan malam panjang bersama," berjalan-jalan di kota, atau sekadar bersantai, yang memungkinkannya kembali bekerja, katanya, "dengan semangat penuh, Senin berikutnya -- atau lebih realistisnya, Sabtu malam, ketika saya kembali bekerja!"
Setelah Ibu Negara tiba di depan bagian tembok yang diperuntukkan bagi perempuan, ia meletakkan tangan kirinya di atas batu Kotel, memejamkan mata, dan membungkuk sambil berdoa. Ia menyeka air mata saat kembali menghadap sekelompok perempuan yang memandu kunjungan mereka, sejenak meletakkan tangannya di dada sebagai isyarat betapa mengharukannya momen itu.
"Saya bersyukur telah mengalami kunjungan yang sangat bermakna ke tempat tersuci dalam keyakinan saya dan meninggalkan doa pribadi," tulisnya dalam sebuah unggahan Instagram.
Dan untuk saat ini—di bawah sorotan tajam pers dan para pengamat Ivanka yang penasaran—di sanalah ia ingin keyakinannya tetap berada: secara pribadi.
Pada hari-hari itu, katanya, keluarganya membaca, menikmati "makan malam panjang bersama," berjalan-jalan di kota, atau sekadar bersantai, yang memungkinkannya kembali bekerja, katanya, "dengan semangat penuh, Senin berikutnya -- atau lebih realistisnya, Sabtu malam, ketika saya kembali bekerja!"
4. Sering Berkunjung ke Israel
Ivanka telah mengunjungi Israel berkali-kali, dan di momen hening minggu lalu itu, ia berdiri di pinggir saat para pejabat di Tembok Barat menjelaskan Kisah Melania Trump.Setelah Ibu Negara tiba di depan bagian tembok yang diperuntukkan bagi perempuan, ia meletakkan tangan kirinya di atas batu Kotel, memejamkan mata, dan membungkuk sambil berdoa. Ia menyeka air mata saat kembali menghadap sekelompok perempuan yang memandu kunjungan mereka, sejenak meletakkan tangannya di dada sebagai isyarat betapa mengharukannya momen itu.
"Saya bersyukur telah mengalami kunjungan yang sangat bermakna ke tempat tersuci dalam keyakinan saya dan meninggalkan doa pribadi," tulisnya dalam sebuah unggahan Instagram.
Dan untuk saat ini—di bawah sorotan tajam pers dan para pengamat Ivanka yang penasaran—di sanalah ia ingin keyakinannya tetap berada: secara pribadi.
(ahm)
Lihat Juga :