Perang Berakhir, Israel Terapkan Strategi Pecah Belah di Gaza

Selasa, 14 Oktober 2025 - 09:30 WIB
loading...
Perang Berakhir, Israel...
Israel terapkan strategi pecah belah di Gaza. Foto/X
A A A
GAZA - Serangan udara Israel di Gaza mungkin telah terhenti, dan pertukaran tahanan antara Israel dan Hamas masih berlangsung, tetapi di balik berita utama, ketegangan meningkat di Gaza antara Hamas dan kelompok-kelompok bersenjata. Strategi pecah belah di Gaza merupakan strategi Israel untuk melemahkan Hamas.

Pada hari Minggu, bentrokan meletus antara klan bersenjata dan pasukan keamanan Hamas, menewaskan sedikitnya 27 orang, termasuk delapan anggota Hamas, menurut Kementerian Dalam Negeri di Gaza.

Terjebak dalam baku tembak adalah jurnalis Palestina berusia 28 tahun, Saleh Aljafarawi, yang sedang meliput bentrokan di lingkungan Sabra, Kota Gaza, antara apa yang dikatakan sumber keamanan kepada Al Jazeera Arabic sebagai "milisi bersenjata" dan Hamas.

Apakah hanya itu milisi di Gaza? Siapakah geng-geng bersenjata ini? Apa tujuan mereka? Dan apakah mereka benar-benar berafiliasi dengan Israel?

Perang Berakhir, Israel Terapkan Strategi Pecah Belah di Gaza

1. Klan Doghmush Memerangi Hamas

Laporan media dan sumber mengatakan bahwa klan yang memerangi Hamas di Kota Gaza adalah klan Doghmush.

Keluarga besar ini memiliki anggota dari berbagai faksi di seluruh spektrum politik di Gaza.

Momtaz Doghmush terlibat dalam penangkapan tentara Israel Gilad Shalit oleh kelompok Jaish al-Islam pada tahun 2008. Anggota klan lainnya pernah menjadi anggota Hamas atau kelompok yang berafiliasi dengan Otoritas Palestina.

Beberapa laporan mengklaim bahwa Doghmush yang memerangi Hamas pada hari Minggu berafiliasi dengan Israel, tetapi sumber lain dari Gaza membantah afiliasi tersebut dengan Israel.

Baca Juga: Tidak Manusiawi! 154 Tahanan Palestina yang Dibebaskan Dideportasi ke Negara Ketiga

2. Perang Saudara Pecah

Unit Sahem, sebuah unit bersenjata yang berafiliasi dengan Kementerian Dalam Negeri, mengatakan bentrokan dimulai pada hari Sabtu ketika "sekelompok penjahat membunuh pejuang perlawanan dari Brigade Qassam", sayap bersenjata Hamas, di dekat Rumah Sakit Lapangan Jordan di Kota Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved