Trump Restui Pejuang Hamas untuk Mempersenjatai Kembali Pasukannya

Senin, 13 Oktober 2025 - 15:05 WIB
loading...
Trump Restui Pejuang...
Donald Trump merestui pejuang Hamas untuk mempersenjatai kembali. Foto/X
A A A
GAZA - Presiden Donald Trump mengatakan AS mengetahui bahwa Hamas sedang "mempersenjatai kembali" di Gaza. Dia mengklaim kelompok itu telah diberi persetujuan AS untuk melakukannya "untuk jangka waktu tertentu".

Ditanya oleh seorang reporter di pesawat Air Force One sebelum kedatangannya di Israel tentang laporan bahwa Hamas sedang "mempersenjatai kembali" dan membentuk diri mereka sebagai pasukan polisi Palestina, Trump mengatakan kelompok itu berusaha memulihkan ketertiban setelah berbulan-bulan perang.

"Mereka telah terbuka tentang hal itu dan kami memberi mereka persetujuan untuk jangka waktu tertentu," katanya. "Anda harus mengerti – mereka mungkin telah kehilangan 60.000 orang. Itu pembalasan yang sangat besar," ujarnya, dilansir Al Jazeera.

Menurut Kementerian Kesehatan di Gaza, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 67.000 orang, termasuk lebih dari 20.000 anak-anak.

Trump juga mengatakan AS ingin memastikan penduduk yang kembali dapat membangun kembali dengan aman, menggambarkan Gaza sebagai "benar-benar hancur" dan mengatakan "banyak hal buruk dapat terjadi" ketika orang-orang kembali.

BacaJuga: Perang Saudara Masih Berkecamuk di Gaza , Konflik Hamas Vs Klan Dughmush Tewaskan 27 Orang

Jadwal pelucutan senjata Hamas telah menjadi salah satu poin penting dalam kesepakatan gencatan senjata, dengan para negosiator terpecah mengenai bagaimana dan kapan pelucutan senjata harus dilakukan.

Berbicara kepada wartawan sebelumnya, Presiden AS memuji Qatar dan perannya yang "luar biasa" dalam membantu mengamankan perjanjian Gaza.

“Qatar sangat membantu kami dalam kesepakatan ini. Emir adalah orang yang luar biasa yang sangat membantu kami – Anda harus mengerti, negaranya berada tepat di tengah segalanya,” kata Trump.

“Qatar sangat membantu dalam menyelesaikan ini, saya harap orang-orang dapat menyadarinya. Dan itu sangat sulit dan sangat berbahaya bagi Qatar, mereka sangat berani, dan pemimpin mereka, sang emir, sangat sangat berani – dan Qatar seharusnya mulai mendapatkan pujian.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved