7 Tawanan yang Dibebaskan Hamas telah Diterima Militer Israel
Senin, 13 Oktober 2025 - 13:33 WIB
loading...
Tim Komite Palang Merah Internasional (ICRC) melewati Kota Gaza, Gaza, pada hari Senin (13/10/2025) ketika Hamas mulai membebaskan beberapa tawanan hidup. Foto/Hamza Z H Qraiqea/Anadolu
A
A
A
GAZA - Tujuh tawanan Israel yang dibebaskan Hamas telah diterima oleh militer Israel, menurut laporan Nour Odeh dari Al Jazeera. Penyerahan tawanan ini bagian dari kesepakatan damai antara Hamas dan Israel.
"Mereka telah menghubungi keluarga mereka. Mereka dilaporkan dalam kondisi yang baik, dapat berjalan tanpa memerlukan bantuan medis," ungkap Nour Odeh.
Kantor berita Reuters juga melaporkan perkembangan tersebut, mengutip sumber militer.
Kami telah melaporkan tentang Hamas yang menyerahkan tujuh tawanan Israel kepada Palang Merah di Gaza utara.
Para jurnalis di Al Jazeera Arabic, mengutip sumber-sumber Palestina, melaporkan pembebasan semua tawanan akan selesai pada pukul 10.00 waktu setempat (07.00 GMT) di Gaza selatan.
Nour Odeh dari Al Jazeera mengatakan 12 tahanan Palestina yang akan dibebaskan kembali ke Tepi Barat yang diduduki sekarang akan diasingkan, menurut anggota keluarga yang diberitahu tadi malam tentang perubahan tersebut.
"Mereka yang sudah tahu putra mereka diasingkan mencoba meninggalkan Tepi Barat yang diduduki kemarin, tetapi ditolak oleh otoritas Israel," tambahnya. "Ada banyak emosi saat ini."
Lebih lanjut, Odeh mengatakan masih banyak ketidakpastian tentang kapan Israel akan membebaskan tahanan Palestina ke Gaza.
Palang Merah mengawasi logistik pertukaran tahanan, termasuk pemindahan tahanan Palestina ke titik medis khusus di Khan Younis, yang didirikan di dalam Rumah Sakit Nasser khusus untuk hari ini.
Para dokter dan perawat di lokasi mengatakan mereka siap menerima para tahanan, yang akan menjalani pemeriksaan medis sebelum dipertemukan kembali dengan keluarga mereka.
Ribuan warga Palestina telah berkumpul di luar rumah sakit, menunggu untuk menyambut para tahanan yang dibebaskan.
Para saksi mengatakan suasananya penuh antisipasi dan kelegaan, dengan keluarga-keluarga berdatangan dari seluruh Gaza dengan harapan dapat bertemu orang yang mereka cintai.
Staf medis mengatakan para tahanan yang dibebaskan dalam pertukaran sebelumnya seringkali tiba dalam keadaan kelelahan, lemah, dan kekurangan gizi, setelah berbulan-bulan ditahan dalam kondisi yang keras.
Banyak pula yang digambarkan mengalami kelelahan mental akibat waktu yang mereka habiskan di dalam tahanan Israel.
Baca juga: Menuju Israel, Trump Tegaskan Perang Gaza Berakhir
"Mereka telah menghubungi keluarga mereka. Mereka dilaporkan dalam kondisi yang baik, dapat berjalan tanpa memerlukan bantuan medis," ungkap Nour Odeh.
Kantor berita Reuters juga melaporkan perkembangan tersebut, mengutip sumber militer.
Kami telah melaporkan tentang Hamas yang menyerahkan tujuh tawanan Israel kepada Palang Merah di Gaza utara.
Para jurnalis di Al Jazeera Arabic, mengutip sumber-sumber Palestina, melaporkan pembebasan semua tawanan akan selesai pada pukul 10.00 waktu setempat (07.00 GMT) di Gaza selatan.
Nour Odeh dari Al Jazeera mengatakan 12 tahanan Palestina yang akan dibebaskan kembali ke Tepi Barat yang diduduki sekarang akan diasingkan, menurut anggota keluarga yang diberitahu tadi malam tentang perubahan tersebut.
"Mereka yang sudah tahu putra mereka diasingkan mencoba meninggalkan Tepi Barat yang diduduki kemarin, tetapi ditolak oleh otoritas Israel," tambahnya. "Ada banyak emosi saat ini."
Lebih lanjut, Odeh mengatakan masih banyak ketidakpastian tentang kapan Israel akan membebaskan tahanan Palestina ke Gaza.
Palang Merah mengawasi logistik pertukaran tahanan, termasuk pemindahan tahanan Palestina ke titik medis khusus di Khan Younis, yang didirikan di dalam Rumah Sakit Nasser khusus untuk hari ini.
Para dokter dan perawat di lokasi mengatakan mereka siap menerima para tahanan, yang akan menjalani pemeriksaan medis sebelum dipertemukan kembali dengan keluarga mereka.
Ribuan warga Palestina telah berkumpul di luar rumah sakit, menunggu untuk menyambut para tahanan yang dibebaskan.
Para saksi mengatakan suasananya penuh antisipasi dan kelegaan, dengan keluarga-keluarga berdatangan dari seluruh Gaza dengan harapan dapat bertemu orang yang mereka cintai.
Staf medis mengatakan para tahanan yang dibebaskan dalam pertukaran sebelumnya seringkali tiba dalam keadaan kelelahan, lemah, dan kekurangan gizi, setelah berbulan-bulan ditahan dalam kondisi yang keras.
Banyak pula yang digambarkan mengalami kelelahan mental akibat waktu yang mereka habiskan di dalam tahanan Israel.
Baca juga: Menuju Israel, Trump Tegaskan Perang Gaza Berakhir
(sya)
Lihat Juga :